nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Naik 5% Usai Jatuh seperti di 1987

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 21:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 13 278 2183063 wall-street-dibuka-naik-5-usai-jatuh-seperti-di-1987-Re9OZmSVYU.jpg Wall Street (Reuters)

JAKARTA - Wall Street dibuka melonjak setelah aksi jual harian terburuknya dalam lebih dari tiga dekade. Bahkan sehari setelah bursa saham AS meraup kerugian terburuk sejak "Black Monday" di 1987.

Rebound tersebut dikarenakan investor mendapat harapan dari pelonggaran fiskal yang lebih baik untuk mencegah resesi global.

 Baca juga: Wall Street Runtuh, Terburuk Sejak 1987

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (13/3/2020), Dow Jones Industrial Average naik 1.110 poin atau 5,26%, serta S&P 500 naik 126 poin atau 5,1%. Sedangkan, Nasdaq naik 407,5 poin, atau 5,65%.

Indeks Dow dan S&P 500 merosot hampir 10% pada hari Kamis, menghapus lebih dari USD2 triliun dari nilai S&P dan memasukkan ekuitas global ke dalam pasar beruang di tengah kekhawatiran bahwa dunia akan meluncur ke dalam resesi.

Setelah aksi jual tajam di Asia pada hari Jumat pagi, sentimen stabil ketika pembuat kebijakan melangkah untuk mengurangi tekanan likuiditas. Serta, partai Demokrat dan Republik AS mengisyaratkan mereka akan segera menyetujui langkah-langkah dukungan.

 Baca juga: Wall Street Anjlok Hampir 10%

Pasar masih turun sekitar 25% dari pertengahan Februari, dan para pedagang mengharapkan pelonggaran yang lebih agresif oleh Federal Reserve minggu depan menyusul tawaran USD1,5 triliun dalam bentuk pinjaman jangka pendek.

"Apa yang kami tuju adalah pasar yang harus mulai tenang (dengan) penurunan persentase volatilitas yang kurang tinggi," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York.

 Baca juga: Seperti IHSG, Wall Street Kena Trading Halt Imbas Turun 7%

Saham bank-bank utama AS termasuk Bank of America Corp, Citigroup Inc dan JPMorgan Chase & Co naik antara 4% dan 5%, mengikuti hasil Treasury yang lebih tinggi.

Kapal pesiar Carnival Corp, Royal Caribbean, dan Norwegian Cruise Line Holdings juga akan naik setelah aksi jual brutal minggu ini. United Airlines naik 8,6%, sehari setelah kehilangan seperempat dari nilainya karena gangguan perjalanan memaksanya untuk menarik USD2 miliar cadangan kas yang ada.

Perusahaan energi AS Exxon Mobil dan Chevron Corp juga naik lebih dari 4%, mengikuti kenaikan harga minyak.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini