JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar terus menunjukan pelemahan. Rupiah terus melemah menuju Rp17.000 per USD.
Seperti pantauan, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Senin(23/3/2020), Rupiah berada di posisi Rp16.608 per USD.
Baca juga: Tingkat Kematian Corona di RI Tertinggi, Rupiah Anjlok ke Rp16.460/USD
Menanggapi hal tersebut, Ekonom sekaligus Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah mengatakan kondisi saat ini tidak sama dengan krisis moneter 1997-1998 bila Rupiah sampai dengan Rp17.000 per USD. Pelemahan Rupiah sekarang ini masih sangat kecil dibandingkan dahulu.
"Jadi, jangan lihat levelnya. Tapi lihat besar pelemahannya," ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Senin (23/3/2020).
Baca juga: Rupiah Kian Terpuruk, BI Catat Kurs Jisdor Rp15.712/USD
Menurutnya, kepanikan investor global yang kemudian menarik investasi mereka dari negara berkembang termasuk Indonesia. Itu yg menyebabkan rupiah melemah saat ini.
Dia menjelaskan apabila kepanikan ini tidak mereda, karena tak ada kejelasan kapan wabah corona berakhir. "Maka Rupiah masih akan terus melemah," tutur dia.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.