Progres Tol Pertama di Serambi Makkah

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 23 Maret 2020 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 23 320 2187753 progres-tol-pertama-di-serambi-makkah-s7gqdn7HHu.jpg Pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengembang jalan tol pertama di Kota Serambi Mekkah, terus merealisasikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Sigli–Banda Aceh (Sibanceh).

Tol ini terdiri dari enam seksi dengan total panjang yaitu 74 kilometer. Adapun keenam seksi tersebut terbagi atas Seksi 1 Padang Tiji - Seulimum (24,3 km), Seksi 2 Seulimum – Jantho (7,6 km), Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (13,5 km), Seksi 5 Blang Bintang – Kuta Baro (7,7 km) dan Seksi 6 Kuto Baro – Baitussalam (5 km).

Senior Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan menjelaskan, bahwa proses pembangunan Tol Sibanceh termasuk cukup cepat.

Baca Juga: Sibanceh, Tol Pertama di Kota Serambi Mekkah Rampung Jelang Lebaran 2020

“Kita lihat bahwa tak lama setelah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang dilakukan pada tahun 2018 silam, proses pembebasan lahan didukung secara penuh oleh Pemerintah Banda Aceh dan juga masyarakat setempat,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2020).

Menggandeng PT Adhi Karya (Persero) (Adhi Karya) selaku kontraktor, tol Sibanceh ditargetkan selesai pada tahun 2021 secara keseluruhan mulai dari seksi 1 (Padang Tiji – Seulimum) hingga seksi 6 (Kuto Baro – Baitussalam).

Baca Juga: Hutama Karya Siapkan Protokoler Wajib untuk Proyek Tol Tran Sumatera

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa dukungan tersebut menunjukkan antusias masyarakat Aceh akan hadirnya tol pertama di sisi Barat Indonesia diharapkan dapat mempermudah konektivitas masyarakat Aceh dan tentunya turut memberikan kontribusi dalam mendongkrak perekonomian Indonesia.

Sebelum ada tol ini, jarak yang ditempuh oleh pengendara apabila melalui jalan nasional dari Kota Sigli menuju Banda Aceh memakan waktu hingga 2-3 jam. Namun dengan hadirnya jalan tol Sibanceh ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan menjadi hanya 1 jam saja.

Selain memangkas jarak tempuh pengguna jalan, hadirnya Tol Sibanceh ini nantinya diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat Aceh dalam melaksanakan kegiatan perekonomiannya.

Bank Indonesia (BI) Aceh juga memperkirakan perekonomian Aceh di tahun 2020 akan mengalami peningkatan dengan level kisaran 4,83%– 5,23%. Kepala BI Aceh Zainal Arifin Lubis mengatakan, angka ini ditopang oleh perkiraan kenaikan harga komoditas Kopi Arabika melalui jalur ekspor dan juga keberlanjutan pembangunan PSN di Aceh, yakni Jalan Tol ruas Sibanceh yang akan mendongkrak investasi di Aceh.

“Hingga saat ini, progres konstruksi pembangunan tol Sibanceh seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) sepanjang 13,5 km mencapai 99%,” terang Fauzan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini