nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perangi Covid-19, Pembangunan Pabrik Sanitizer Dipercepat

Selasa 24 Maret 2020 14:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 24 320 2188265 perangi-covid-19-pembangunan-pabrik-sanitizer-dipercepat-5sMsH5Xia8.jpeg Virus Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pembangunan pabrik sanitizer dipercepat demi pencegahan penyebaran virus corona. Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo menyambut positif rencana perusahaan swasta yang ingin membantu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo dalam percepatan pencegahan penyebaran Virus Korona.

Menurutnya pendirian pabrik pembuatan hand sanitizer dan alkohol yang diawali dengan membangun pilot project berupa home industry selain akan sangat membantu pemkab dan masyarakat Kulonprogo juga akan sangat bermanfaat bagi ketersediaan dua barang tersebut secara nasional.

Baca Juga: Khawatir Terpapar Corona, Tahanan Picu Kerusuhan Penjara di Argentina

”Rencana PT Odixa Pharma Laboratories membangun perusahaan yang memproduksi hand sanitizer dan alkohol di wilayah Kapanewon Sentolo sangat sejalan dengan upaya pemkab dalam percepatan penaganan Virus Korona. Apalagi kebutuhan terhadap dua barang tersebut sangat banyak dan mendesak, sementara ketersediaan barangnya masih terbatas bahkan menjadi langka. Demikian juga harganya mahal,” kata Bupati Sutedjo dilansir dari KRJogja, Selasa (24/3/2020).

Dengan adanya pilot project berupa home industry tentu akan menguntungkan masyarakat. Karena bahan bakunya nanti akan dicukupi oleh masyarakat petani Kulonprogo. ”Mengapa saya katakan menguntungkan, karena pihak perusahaan akan membeli bahan baku dari petani sementara produk hand sanitizer akan dibagikan ke instansi dan fasilitas umum yang melayani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Miliki Gejala Corona, Calon Penumpang di Bandara Pekanbaru Dibawa ke Rumah Sakit

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo, Ir Agus Langgeng Basuki menjelaskan, pembangunan industri hand sanitizer dan alkohol yang dimotori oleh dr Gideon atas saran dr Hasto Wardoyo akan di-launching pekan depan. Adapun launching dimaksud tidak melibatkan banyak orang atau kerumunan tapi memanfaatkan teknologi informasi berupa media sosial.

Untuk percepatan pencegahan penyebaran Virus Korona, pihak perusahaan akan bekerja cepat dengan menargetkan pembangunan pabrik hanya dalam waktu maksimal dua bulan. “Sambil menunggu pabrik permanen selesai dibangun, maka sementara akan dibangun pilot project di bekas gedung Unit pelayanan Teknis Dinas Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar (UPTD PAUD dan Dikdas) di Kapanewon Sentolo,” ujarnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini