nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Mixed di Tengah Paket Stimulus USD2 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 07:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 278 2189076 wall-street-mixed-di-tengah-paket-stimulus-usd2-triliun-xs1JYj6Xv1.png Wall Street (Foto: Reuters)

JAKARTA - Wall Street bergerak dua arah pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat dengan indeks S&P menguat dua hari berturut-turut.

Penguatan indeks S&P ditopang pemungutan suara Senat AS soal paket stimulus USD2 triliun untuk mendukung bisnis dan rumah tangga yang hancur akibat pandemi virus corona atau coronavirus (Covid-19)

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (26/4/2020), indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,39% menjadi 21.200,55, indeks S&P 500 naik 1,15% menjadi 2.475,56. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,45% menjadi 7.384,30.

Indeks S&P 500 tetap turun sekitar 27% dari rekor tertingginya pada Februari, nilai kapitalisasi pasar tergerus lebih dari USD7 triliun.

Penguatan Wall Street menurun di akhir perdagangan setelah adanya keraguan tentang seberapa cepat RUU stimulus itu bisa rampung, tetapi indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average masih menguat masing-masing lebih dari 1% dan 2%.

Sementara saham Boeing melonjak 24%, membawa keuntungannya selama tiga sesi terakhir menjadi hampir 70%, karena investor bertaruh pada dukungan pemerintah untuk industri dirgantara dan juga maskapai penerbangan.

Saham American Airlines Group (AAL.O), United Airlines Holding (UAL.O) dan Delta Air Lines (DAL.N) masing-masing melonjak lebih dari 10%. Namun Boeing yang merupakan simbol kekuatan manufaktur AS, sahamnya turun lebih dari 50% sejak pertengahan Februari.

Pada perdagangan Rabu menandai pertama kalinya sejak 12 Februari bahwa indeks S&P 500 naik dua hari berturut-turut. Bahkan setelah turun dari level tertingginya, sementara kenaikan indeks Dow 14% selama dua sesi adalah kinerja dua hari terkuat sejak 1987.

"Apa yang telah dilakukan stimulus fiskal dan moneter adalah untuk memulihkan pasar," kata Justin Hoogendoorn, kepala strategi pendapatan tetap di Piper Jaffray di Chicago.

Para pembantu Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan senior Senat dari Partai Republik dan Demokrat mengatakan mereka telah menyetujui RUU stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mencakup dana USD500 miliar untuk membantu industri yang terpukul keras dan jumlah yang sebanding untuk pembayaran langsung hingga USD3.000 per orang untuk masing-masing keluarga.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini