Cukup waktu lima menit per orang untuk mengisi pertanyaan tersebut. Berikutnya data tersebut akan digunakan sebagai pengambilan kebijakan terkait kependudukan dan perencanaan pembangunan yang lebih baik oleh pemerintah. Jadi dengan berpartisipasi dalam SP Online kita telah berkontribusi nyata terhadap negara. Bagi penduduk yang belum berpartisipasi dalam SP Online, nantinya akan dikunjungi oleh petugas sensus resmi dari BPS dengan metode wawancara yang dilaksanakan pada 1–31 Juli 2020.
Lalu bagaimana dengan keamanan datanya?
Data penduduk akan aman karena dijamin oleh Undang-undang. Hal tersebut juga ditegaskan oleh Direktur Sistem Informasi Statistik BPS, Muchammad Romzi. “Jadi kerahasiaan data, baik hasil sensus penduduk online maupun sensus penduduk wawancara dijamin. Ada undang-undang yang mengatur,” katanya. Romzi juga menuturkan, BPS telah menggandeng Kementerian Dalam Negeri, Badan Siber dan Sandi Negara, akademisi dari berbagai universitas, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi untuk menjamin kerahasiaan data SP2020.
(cm)
(Fahmi Firdaus )
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.