Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar, Rupiah Langsung Bergerak Menguat

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 27 Maret 2020 |14:28 WIB
BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar, Rupiah Langsung Bergerak Menguat
Rupiah Melemah terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik, khususnya selama penyebaran Covid-19. Selama 23-27 Maret 2020, Rupiah ditutup melemah di Rp16.275 per USD.

Mengutip data BI, Jumat (27/3/2020), untuk pagi ini, Rupiah dibuka menguat di level di Rp16.100. Kemudian, Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke 7,99%. Sedangkan Indeks Dolar melemah ke level 99,35. 4. Yield UST Note 10 tahun naik ke level 0,867%.

Baca Juga: Pagi Ini Rupiah Menguat ke Rp16.210/USD

Sementara itu, meredanya kepanikan di pasar keuangan mendorong Premi CDS (Currency Default Swap) Indonesia 5 tahun turun ke 181 bps per 26 Maret 2020 dari 239 bps per 20 Maret 2020.

Berdasarkan data transaksi 23-26 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp9,93 triliun dengan net jual di pasar SBN sebesar Rp10,0 triliun dan di pasar saham sebesar Rp0,07 triliun.

Baca Juga: Sama-Sama Sentuh Rp16.000/USD, BI: Ingat 1998 Itu dari Rp2.500/USD

Berdasarkan data setelmen 23-26 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp25,05 triliun. Selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat net jual Rp140,13 triliun (termasuk data crossing saham), terutama dikontribusi dari pasar SBN (Surat Berharga Negara).

BI pun terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar. Untuk itu, BI terus meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar DNDF (Domestic Non Deliverable Forward), pasar spot, dan pembelian SBN (Surat Berharga Negara) dari pasar sekunder.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement