nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atasi Covid-19, Crazy Rich Indonesia hingga Raksasa Tekonologi Sumbang Puluhan Miliar

Rani Hardjanti, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 19:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 29 320 2190850 atasi-covid-19-crazy-rich-indonesia-hingga-raksasa-tekonologi-sumbang-puluhan-miliar-cceL6WZOTz.jpeg Virus Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Crazy Rich Indonesia dan perusahaan raksasa teknologi di Indonesia ikut berjibaku dalam penanganan Covid-19. Mereka rela memberikan menyumbang hingga puluhan miliar demi menekan jumlah korban.

Beberapa Crazy Rich Indonesia yang menyumbang adalah mereka para konglomerat yang namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya versi Forbes. Berikut ini daftar para konglomerat yang menyumbang kekayaanya atas nama kemanusiaan, seperti dirangkum okezone.

Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, 18.300 Penerbangan di 15 Bandara Dibatalkan

1. Grup Bakrie Bantu Rp20 Miliar Milik Aburizal Bakrie

Kelompok usaha Bakrie, salah satu grup bisnis tertua di Tanah Air, mendatangi langsung kantor pusat BNPB untuk menyerahkan bantuan yang berjumlah total Rp20 miliar. Sumbangan tersebut diserahkan oleh pimpinan Grup Bakrie, Anindya Bakrie, kepada Kepala BNPB Doni Monardo di Jakarta, Jumat, (27/3/2020).

Dalam sambutannya, Anindya Bakrie mengatakan bahwa perjuangan melawan virus corona ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah sendirian. Apalagi, ini juga bukan hanya menjadi tanggungjawab BNPB semata.

“Seluruh komponen masyarakat harus turut berkontribusi. Kita semua patut mengutamakan solidaritas bangsa,dan bergotong-royong bersama pemerintah mengatasi krisis,” katanya.

Baca Juga: Lagi, Choi Siwon Semangati Lawan Corona dengan Bahasa Indonesia

2. Mayapada Group dan Tahir Foundation Milik Datuk Sri Tahir

Tahir memberikan bantuan gelombang pertama sebesar Rp52 miliar untuk melawan virus corona (Covid-19) yang menjadi pandemi.

"Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga DKI Jakarta melalui Masjid Istiqlal sekitar Rp22 miliar, Jawa Barat sekitar Rp10 miliar, Jawa Tengah sekitar Rp10 miliar, dan Jawa Timur sekitar Rp10 miliar," kata Pendiri Tahir Foundation, Dato Sri Tahir, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

Adapun bantuan tersebut 70% dalam bentuk tunai atau voucher belanja dan sisanya dalam bentuk alat-alat kesehatan untuk melawan Covid-19, seperti masker, infrared thermometer, dan hand sanitizer, dan juga dalam bentuk makanan dan minuman yang merupakan donasi dari Orang Tua Group.

Bantuan untuk warga DKI Jakarta sekira Rp22 miliar sebagian telah diberikan ke Kementerian Sosial pada Selasa 24 Maret 2020, dalam bentuk cash atau voucher belanja dengan total nilai Rp2 miliar.

"Bantuan tersebut kami serahkan kepada Menteri Sosial RI yang dalam hal ini diwakili Bapak M Syafii Nasution, selaku Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam," katanya.

Tahir melanjutkan, untuk sisanya, Mayapada Group dan Tahir Foundation akan menyerahkan kepada Mssjid Istiqlal sebesar 80%, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) 10%, dan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) 10%. Untuk Masjid Istiqlal, bantuan diserahkan kepada Nasaruddin Umar, MA selaku Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, yang akan disalurkan kepada masjid-masjid dan pesantren-pesantren di Ibu Kota yang membutuhkan.

3. PT Adaro Energy Tbk (Adaro) milik Garibaldi Thohir

Adaro Energy menyerahkan bantuan senilai total Rp 20 Miliar melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesia” BNPB selaku Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir dan perwakilan pemegang saham Adaro yaitu Michael William P. Soeryadjaya, Aminuddin Nurdin dan Arditya Irawan kepada Kepala BNPB Doni Monardo pada Senin (23/3/2020) di Jakarta.

“Dalam kondisi seperti ini kita harus bersama-sama, bersinergi dengan semua pihak sehingga dapat mengatasi dan mempercepat penanggulangan Covid-19. Semoga kontribusi kami ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir.

Bantuan dari Adaro kepada pemerintah yang diserahkan melalui BNPB Rp20 miliar. Sekitar Rp15 miliar akan dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk pahlawan tenaga medis, yaitu para dokter, perawat hingga anggota TNI yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini. Sekitar Rp5 miliar akan dialokasikan untuk penyediaan mobil khusus yang akan membantu mobilisasi para pasien atau masyarakat yang terpapar Covid-19.

4. Grup Astra

Astra dan anak-anak Grup Astra Selasa (23/3/2020) menyerahkan berbagai bantuan tahap awal senilai total sekitar Rp63 miliar. Wujud bantuan tersebut antara lain berupa berbagai peralatan pencegahan penyebaran Covid-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan, 100 unit Daihatsu Gran Max Pick Up, dan 10 unit truk (lima unit Toyota Dyna dan lima unit Isuzu Elf NMR71 untuk kendaraan penyemprotan disinfektan kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Untuk penyerahan bantuan tersebut, Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Jardine Matheson ini menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak yakni Kementerian Kesehatan RI, BNPB, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), laboratorium medis, dan rumah sakit rujukan pemerintah senilai Rp5,5 miliar. Dan dengan suatu yayasan yang menampung dan mengelola bantuan dari grup-grup perusahaan di Indonesia, sebesar Rp40 miliar.

“Kami berharap seluruh elemen bangsa bersatu padu dalam menghadapi situasi saat ini. Bantuan awal ini merupakan wujud kontribusi kami dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19, sehingga kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pemerintah dan masyarakat,” ujar Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto.

5. Raksasa Teknologi Indonesia

Raksasa Teknologi Indonesia, yakni Tokopedia, OVO dan Grab mendonasikan masing-masing Rp1 miliar dengan total Rp3 miliar untuk membantu memerangi COVID-19. Donasi akan digunakan untuk membantu penyediaan alat perlindungan diri bagi para tenaga medis. Sama seperti lainnya, bantuan ini disalurkan melalui BNPB.

Vice Chairman sekaligus Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison mengatakan, bersama dengan BNPB RI dan berbagai mitra di industri, kami menyatukan suara, upaya dan semangat dalam memerangi Covid-19.

Tokopedia di sisi lain juga telah menyumbang lebih dari 150.000 masker mulut untuk TKI yang membutuhkan di Hong Kong, seperti ART, pekerja kapal dan buruh migran lain yang rentan namun cenderung tidak punya akses ke produk kesehatan.

Sementara itu, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menyatakan, di tengah pandemi global yang kini juga menyeret Indonesia ke masa yang penuh tantangan ini, OVO juga memiliki tanggung jawab untuk berperan nyata dalam mendukung upaya pemerintah meredam dan mengatasi penyebaran virus ini.

"Termasuk, memainkan peran kami sebagai penyedia layanan e-money untuk terus menggerakkan roda perekonomian nasional, khususnya di ranah ekonomi digital,” ujarnya.

Senada dengan dua perusahaan digital lainnya, Managing Director Grab Indonesia

Neneng Goenadi menjelaskan, Grab berupaya untuk menyebarkan nilai-nilai positif, memberdayakan serta membangun masyarakat yang tangguh dengan bergotong royong untuk meratakan kurva pandemi.

Sebagai bagian dari ekosistem digital terbesar di Indonesia, kami berkomitmen untuk mendukung kinerja tenaga medis sebagai garda terdepan di Indonesia untuk memerangi pandemi COVID-19.

"Dukungan menyeluruh juga diberikan kepada para mitra Grab yang bekerja keras memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia dalam masa penuh tantangan ini,” ujarnya.

6. Bos Wardah Sumbang Penanganan Covid

PT Paragon Technology & Innovation (Paragon) turut berperan aktif mendukung upaya penanggulangan Covid-19 dan menjaga kesehatan publik.

Paragon telah menyalurkan bantuan ke beberapa rumah sakit rujukan COVID-19. Berdasarkan data pemerintah  per 18 Maret 2020, 172 orang telah tercatat positif untuk virus corona. Pasien yang terjangkit virus ini tersebar di berbagai kota-kota di Indonesia, sebagian besar di daerah Jabodetabek.

“Kami terpanggil membantu beberapa rumah sakit dalam menanggulangi pandemi COVID-19. Kami menerima banyak permintaan bantuan dari rumah sakit yang berada di Jabodetabek, termasuk dari Rumah Sakit Persahabatan di Jakarta Timur. Paragon akan segera mengirimkan bantuan berupa alat kesehatan dan alat pelindung diri bagi tenaga medis sesuai dengan kesediaan barang dan kemampuan kami, terutama ke beberapa rumah sakit yang berada di kawasan dengan tingkat urgensi yang tinggi,” ungkap Presiden Komisaris PT Paragon Technology and Innovation Nurhayati Subakat, dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, lanjutnya perusahaan juga membantu pengadaan hand sanitizer, yang kini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, ke ruang-ruang publik, seperti masjid dan sekolah. Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan tangan mereka, seperti yang telah digaungkan oleh pemerintah.

Sebagai perusahaan produsen kosmetik Indonesia dengan merek Wardah, Make Over, dan Emina, Paragon berkomitmen untuk selalu membawa manfaat bagi sesama melalui kapasitas yang dimiliki.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini