nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wika Gedung Bagikan Dividen Rp11,8 per Saham

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 10:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 02 278 2192813 wika-gedung-bagikan-dividen-rp11-8-per-saham-PBdhalSmN9.jpeg Ilustrasi Pergerakan Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp112,9 miliar atau senilai Rp11,80 per lembar saham. Dividen tersebut berasal dari alokasi 25% dari laba bersih 2019 sebesar Rp451,6 miliar.

Emiten berkode WEGE ini mencatatkan kinerja positif berdasarkan Laporan Keuangan (Audited) per tanggal 31 Desember 2019. Wika Gedung meraih pertumbuhan Laba mencapai Rp456,37 miliar di akhir tahun 2019, sedangkan total aset mencapai Rp6,19 triliun, ekuitas tercatat Rp2,46 triliun serta Kas Setara Kas hingga akhir tahun 2019 sebesar Rp1,46 triliun.

Baca Juga: WIKA Gedung Bangun Perkantoran di Menteng

Menurut Direktur Utama Wika Gedung Nariman Prasetyo, kinerja perusahaan tersebu, mencerminkan Net Profit Margin (NPM) tahun 2019 sebesar 9,99% dan Return on Equity sebesar 18% (diatas rata-rata industri), sedangkan rasio utang bank perusahaan (Debt to Equity Ratio/DER) di bawah 1x, jauh dari rasio utang 2x sebagai batas aman di industry konstruksi.

“Kondisi keuangan tersebut mencerminkan fundamental WEGE yang sehat dan tumbuh,” jelas Nariman, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga: Wika Gedung Bukukan Kontrak Baru Rp4,9 Triliun

Sementara itu terkait cash flow perusahaan per 31 Desember 2019, WEGE membukukan arus kas dari aktivitas operasi mencapai Rp139,27 miliar yang berasal dari pencairan piutang serta pembayaran uang muka dari pelanggan.

“Arus kas positif ini menunjukkan bahwa operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk membayar dividen dan investasi baru,” tambahnya. 

Nariman menjelaskan bahwa pencapaian laba bersih ini merupakan perwujudan komitmen WEGE terhadap stakeholder. “

Di tahun 2019, di mana masa penawaran proyek-proyek dari pemerintah dan BUMN yang biasanya dilakukan di awal tahun mundur dari rencana karena siklus Pemilu di Indonesia, namun WEGE tetap dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja positif, karena komitmen kami untuk fokus pada peningkatan laba perusahaan salah satunya melalui pengelolaan keuangan terutama biaya dengan baik serta mampu mengendalikan kontrak-kontrak yang diperoleh melalui efisiensi pengendalian secara berjenjang, sentralisasi serta inovasi,” ujar Nariman.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini