Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Pembatalan Tiket dan Perjalanan Kereta Api Dampak Covid-19

Taufik Fajar , Jurnalis-Sabtu, 04 April 2020 |10:13 WIB
5 Fakta Pembatalan Tiket dan Perjalanan Kereta Api Dampak Covid-19
Kereta Api (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Dampak penyebaran virus corona atau coronavirus (Covid-19) kian meluas. Salah satu yang terdampak adalah pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.

Setelah sebelumnya industri penerbangan yang sangat terasa akibat penutupan sejumlah rute penerbangan dampak Covid-19, kini transportasi lainnya yakni kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat setidaknya ada ratusan ribu tiket yang dibatalkan dengan berbagai tujuan baik kereta jarak pendek hingga jauh.

Berikut fakta-fakta menarik soal pembatalan tiket kereta dampak Covid-19 seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

1. 264.719 Tiket Kereta Dibatalkan Penumpang

KAI mencatat 264.719 tiket kereta api ke berbagai tujuan telah dibatalkan penumpang, sejak 23 Maret hingga 30 Maret 2020. Pembatalan tersebut tersebut seiring kebijakan pengembalian 100% untuk pembatalan tiket KA.

"KAI melihat terjadi peningkatan jumlah pembatalan sebesar 12 kali lipat dibandingkan hari biasanya yang hanya berkisar di 3 ribu pembatalan tiket per hari," ujar VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan, dalam keterangan tertulisnya, Senin 30 Maret 2020.

2. Pengembalian Tiket

KAI menjelaskan kebijakan pengembalian 100% tersebut berlaku sejak 23 Maret untuk perjalanan 23 Maret hingga 29 Mei 2020. Tujuannya untuk mendukung arahan pemerintah dalam mengurangi mobilitas masyarakat. Sejak dibuka 23 Maret, rata-rata pembatalan tiket per harinya mencapai 36 ribu tiket.

3. Rute Kereta

 

Kereta-kereta yang banyak dibatalkan oleh penumpang adalah KA Bengawan (Pasar Senen – Purwosari pp), Brantas (Pasar Senen – Blitar pp), Matarmaja (Pasar Senen – Malang pp), Dharmawangsa (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi pp), dan KA Progo (Pasar Senen – Lempuyangan pp).

Berdasarkan metode pembatalan, 44% pembatalan dilakukan melalui aplikasi KAI Access dan sisanya secara manual di loket stasiun. Adapun stasiun yang paling banyak melakukan pembatalan adalah Stasiun Pasar Senen, dengan total pembatalan tiket sebanyak 18.137 tiket, disusul dengan Stasiun Gambir sebanyak 12.874 tiket, dan Stasiun Bekasi sebanyak 8.979 tiket.


4. Stasiun Ini Layani Pembatalan Tiket Kereta Jarak Jauh

Berikut jadwal operasional pelayanan loket pembatalan tiket di stasiun yang buka setiap hari (Senin-Minggu):

Stasiun Gambir: Pukul 07.00-22.00 WIB. Stasiun Pasar Senen: Pukul 07.00-22.00 WIB. Stasiun Jakarta Kota: Pukul 07.00-19.00 WIB. Stasiun Bogor: Pukul 09.00-16.00 WIB. Stasiun Cikampek: Pukul 07.00-22.00. Stasiun Rangkasbitung: Pukul 09.00-16.00 WIB. Stasiun Serang: Pukul 09.00-19.00 WIB dan Stasiun Bekasi : Pukul 07.00-22.00 WIB

5. 44 Kereta Jarak Jauh Dibatalkan

PT KAI Daop 1 Jakarta akan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh pada 1 April-1 Mei untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Ada 44 kereta api jarak jauh yang dibatalkan perjalanannya, yaitu dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta.

"Secara total pada tanggal 1 April-1 Mei 2020 terdapat 44 kereta api yang akan dibatalkan jadwal perjalanannya untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis, Selasa 31 Maret 2020.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement