Pendapatan Asli Daerah Anjlok karena Corona, Sri Mulyani Ungkap Jakarta Tertinggi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 April 2020 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 20 2199158 pendapatan-asli-daerah-anjlok-karena-corona-sri-mulyani-ungkap-jakarta-tertinggi-PvcIfOSvLf.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah daerah mulai kebingungan dalam menghadapi pandemi virus corona. Pasalnya, hampir semua daerah di Indonesia mulai ada tekanan pada Penerimaan Asli Daerah (PAD).

Menurut Sri Mulyani, kini pemerintah daerah mulai mengeluhkan adanya penurunan PAD akibat virus corona. Penurunan terbesar ada di Pulau Jawa yang diprediksi turun hampir 40%.

"Saya juga paham pemerintah daerah akan menghadapi tekanan PAD-nya mereka mungkin akan turun. Untuk pulau jawa jauh lebih tajam yaitu mugkin mereka PAD-nya bisa drop sampai 40%," ujarnya dalam telekonferensi, Selasa (14/4/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani-Tito Karnavian Diminta Buat Pedoman Realokasi Anggaran Pemda

Menurut Sri Mulyani, anjloknya PAD di Pulau Jawa, karena daerah ini merupakan pusat dari penyebaran virus corona. Sementara untuk di luar Pulau Jawa, penurunnya masih relatif rendah.

"Kalau di luar Jawa barangkali lebih sedikit, karena memang pusat covid hantam sangat besar," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebut penurunan terbesar PAD terjadi di Provinsi DKI Jakarta. Adapun angka penurunannya hampir mencapai 50%.

"Di DKI yang bahkan PAD-nya bisa turun hampir 50% dan provinsi di Jawa. Sehingga kami melihat PAD bisa beda-beda," kata Sri Mulyani.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini