Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Diimbau Daftar Program Kartu Pra-Kerja Lewat Situs Resmi

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 14 April 2020 |17:14 WIB
Masyarakat Diimbau Daftar Program Kartu Pra-Kerja Lewat Situs Resmi
Denni Puspa Purbasari (Foto: Youtube)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak mengakses program kartu pra-kerja dari saluran-saluran lain. Hal ini untuk menjaga tidak adanya penipuan-penipuan yang sering terjadi.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan bahwa pendaftaran kartu pra-kerja lewat situs resmi pra-kerja. Adapun situs resminya adalah www.prakerja.go.id.

 Baca juga: Dari 4 Juta Pendaftar, Sejuta Orang Sudah Tergabung Program Kartu Pra-Kerja

"saya mengimbau kepada semua untuk tidak menggunakan saluran-saluran lain untuk mendaftar program kartu pra-kerja," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Dirinya mengatakan, website tersebut juga menyediakan informasi baik infografis maupun video. Pastinya website tersebut untuk melakukan pendaftaran program kartu Pra-Kerja.

 Baca juga: Mekanisme Pembayaran Padat Karya, Ada Kamisan hingga Mingguan

Seperti diketahui, program Kartu Pra-Kerja adalah program bantuan pelatihan untuk kompetensi. Baik itu adalah pengetahuan, ketrampilan maupun budaya kepada angkatan kerja.

"Namun dalam rangka merespons covid-19, program kartu pra-kerja juga ditujukan untuk social safety net, untuk membantu meringankan beban hidup dan membantu daya beli masyarakat yang terdampak covid," ujarnya.

Awalnya, lanjut Denni, penerima kartu pra-kerja adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang mengenyam pendidikan formal. "Namun dalam rangka merespon covid-19 sasarannya juga ditujukan utamanya kepada pekerja maupun pelaku usaha UMKM yang terdampak kehidupannya karena covid-19," ujarnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement