Fakta Pemda Belum Siapkan Anggaran Covid-19, Ada Sanksinya

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 19 April 2020 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 20 2200532 fakta-pemda-belum-siapkan-anggaran-covid-19-ada-sanksinya-3O2trphPFL.jpg Masih Ada Pemda yang Belum Siapkan Anggaran untuk Tangani Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pemimpin daerah yang belum menganggaran dananya untuk penanganan virus corona atau Covid-19. Dirinya memint juga untuk terus menyisir anggaran belanja yang bisa direalokasi guna menghadapi Covid-19.

"Pangkas belanja tidak prioritas, sekali lagi pangkas belanja-belanja tidak prioritas," kata Jokowi. 

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik terkait Pemda yang masih belum mengaarkan dana untuk tangani Covid-19, Minggu (19/4/020):

1. 103 Pemda Belum Siapkan Dana untuk Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti banyaknya pemerintah daerah (pemda) yang belum aware terhadap virus corona atau covid-19. Hal ini, kata Presiden, terlihat dari kebijakan anggaran pemda tersebut.

Dia melanjutkan, ada 103 daerah yang belum menganggarkan jaring pengaman sosial. Lalu ada 140 daerah yang belum menanggarkan penanganan dampak ekonomi.

“Bahkan ada 34 daerah yang belum menyampaikan data anggaran untuk penanganan covid-19,” jelas Presiden.

“Artinya ada di antara kita yang masih belum memiliki respon dan memiliki feeling dalam situasi yang tidak normal ini,” cetus Presiden.

2. Jokowi pun Minta Pemda Ini Ditegur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk memberikan teguran kepada pemerintah daerah (pemda) yang belum mengantipasi virus corona atau covid-19 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Presiden telah melihat, mencermati dan mencatat masih ada sejumlah daerah yang APBD masih business as usual. “Saya minta Mendagri, saya minta Menteri Keuangan agar mereka ditegur," kata Presiden.

3. Jokowi Minta DIbuatkan Pedoman Realokasi Anggaran

Presiden menginstruksikan kepada Mendagri dan Menkeu untuk memberikan arahan yang jelas kepada Pemda. Tujuannya, agar Pemda juga memiliki visi yang sama dalam memerangi covid-19.

“Sekali lagi saya minta Mendagri, bu Menkeu membuat pedoman bagi daerah-daerah untuk melakukan realokasi dan refocusing anggaran kegiatan-kegiatan yang ada sehingga pemerintah pusat, pemda memiliki satu visi, memiliki prioritas yang sama untuk mengatasi penyebaran covid-19,” jelas dia.

4. Tolong, Belanja Tidak Prioritas Dialihkan untuk Covid-19

Jokowi meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) untuk menyisir ulang kembali APBN dan APBD, sehingga diharapkan masih ada anggaran untuk tambahan bantuan sosial (bansos).

"Pangkas belanja tidak prioritas, sekali lagi pangkas belanja-belanja tidak prioritas," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta K/L dan pemda untuk memotong rencana belanja yang tidak mendesak, seperti perjalanan dinas hingga rapat-rapat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini