Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemnaker Latih Korban PHK Jadi Penyemprot Disinfektan

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2020 |21:51 WIB
Kemnaker Latih Korban PHK Jadi Penyemprot Disinfektan
Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan membantu para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lewat program padat karya. Para pekerja ini diberikan pelejaan untuk menyemprot disintektan di sejumalah perusahaan.

Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker Gazmahadi, mengatakan, pelibatan pekerja yang ter-PHK dalam kegiatan penyemprotan desinfektan di perusahaan memiliki 2 nilai manfaat.

Baca juga: Gelombang Pertama, Menko Airlangga: 2,78 Juta Peserta Sudah Bergabung Kartu Pra-Kerja

Pertama, pekerja yang ter-PHK mendapat insentif usai mengikuti kegiatan penyemprotan. Kedua, lingkungan industri dan masyarakat sekitar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Itu dilakukan oleh teman-teman pekerja yang di-PHK, sehingga bisa membantu mereka juga. Dan UKM-UKM ini juga, higiene industrinya bisa dilaksanakan,” ujarnya mengutip keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

 Baca juga: Ruangguru di Tengah Kartu Pra-Kerja Tuai Polemik

Pekerja yang dilibatkan pada kegiatan penyemprotan desinfektan pada hari ini sebanyak 10 orang. Awalnya, pekerja ter-PHK yang akan dilibatkan sebanyak 70 orang. Mengingat saat ini Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), peserta yang dilibatkan hanya perwakilan saja.

Usai mengikuti kegiatan penyemprotan, masing-masing peserta akan mendapatkan insentif sebesar Rp300 ribu.

Selain penyemprotan desinfektan, kata Gazmahadi, pihaknya juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di sekitar lingkungan industri.

“Kegiatan hari ini kita melakukan edukasi ke masyarakat bagaimana pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya dengan mengenakan masker, tadi kita bagikan ke masyarakat. Terus kalau habis keluar rumah selalu cuci tangan, dengan air dan sabun, kalau tidak menggunakan hand sanitizer, tadi sudah kita bagikan ke masyarakat,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, penyemprotan desinfektan pada hari ini dapat membantu industri UMKM, khususnya yang berhubungan dengan hajat orang banyak, tetap terjaga eksistensi usahanya dan terhindar dari penularan Covid-19.

“Industri jangan sampai terganggu dengan Covid-19 ini, kita bantu mereka untuk pencegahan penularan itu, baik untuk pekerjanya, lingkungannya juga kita jaga agar sehat,” katanya.

Kepada masyarakat umum, Gazmahadi berpesan untuk tetap di rumah guna mencegah kemungkinan paparan Covid-19. Andaikan harus ke luar rumah, diharapkan tetap memperhatikan protokol keamanan.

“Selalu gunakan masker, jangan dilepas-lepas kalau ke luar rumah. Sering mencuci tangan dengan air yang mengalir, menggunakan sabun, kalau tidak gunakan hand sanitizer. Dan stay di rumah untuk mencegah penyakit akibat kerja, salah satunya Covid-19,” imbaunya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement