Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta di Balik Harga BBM Bisa Turun Jadi Rp5.000, tapi Kapan?

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 19 April 2020 |13:00 WIB
Fakta di Balik Harga BBM Bisa Turun Jadi Rp5.000, tapi Kapan?
Kapan Harga BBM Turun? (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

4. Serikat Pekerja Minta Harga BBM Turun

Pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) meminta harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diturunkan mengikuti harga minyak dunia. Seperti minyak West Texas Intermediate (WTF) turun ke level USD24 per barel dan Brent Crude sebesar USD31 per barel.

"Idealnya penurunan harga minyak dunia ini juga sejalan dengan penurunan harga BBM di dalam negeri," ujar Ketua DPP Serikat Pekerja KSPN Ichsan.

5. Pertamina Tambah Storage

PT Pertamina (Persero) menyiapkan strategi khusus menyikapi turunnya harga minyak mentah dunia di bawah USD20 per barel. Perseroan pun akan mengoptimalkan storage yang ada untuk menambah stok minyak.

Direktur Utama Pertamina Nicke widyawati menjelaskan, strategi Pertamina mengambil kesempatan momentum harga minyak turun dengan mencoba optimalkan seluruh storage yang ada untuk menambah stok yang kita beli dari luar.

"Ketika harga minyak brent USD24, kami melakukan pembelian tambahan 10 juta barel, sebagian kita dan dalam minggu ini," tuturnya.

6. Konsumsi BBM Turun

Sejak Maret 2020, permintaan gasoline terus mengalami penurunan rata-rata 17%, gasoil turun rata-rata 8% dan avtur turun 45%. Sejalan dengan penerapan PSBB, permintaan BBM di kota-kota besar pun tercatat mengalami penurunan di atas 50%, tertinggi adalah Jakarta dan Bandung yang turun hampir 60%.

Secara nasional penurunan permintaan BBM mencapai 35% dibandingkan dengan rerata Januari- Februari 2020. Selain penurunan di BBM retail, penurunan permintaan juga terjadi untuk konsumen industri mengingat banyak industri yang berhenti beroperasi.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement