IHSG dan Kapitalisasi Pasar Bursa Kompak Turun 26%

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 24 April 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 24 278 2204279 ihsg-dan-kapitalisasi-pasar-bursa-kompak-turun-26-wNaSqZr9iI.jpg IHSG (Okezone)

JAKARTA - Pandemi virus corona yang terjadi di Indonesia mulai menggerogoti kinerja semua industri di dalam negeri. Tak terkecuali juga industri pasar modal yang sempat anjlok karena virus corona.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi mengatakan adanya virus corona ini membuat aktivitas perdagangan saham mengalami penurunan.Bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penurunan IHSG cukup dalam karna virus corona ini.

 Baca juga: Penurunan IHSG Tahun Ini Belum Seburuk Krisis Global 2008

"Sampai dengan akhir minggu lalu 17 April 2020 dapat kita lakukan indikator perdagangan mengalami penurunan dibandingkan penutupan 2019," ujarnya dalam teleconfrence, Jumat (24/4/2020).

Menurut Inarno, ada berbagai macam indikator yang bisa terlihat dari penurunan transaksi perdagangan ini. Misalnya saja, jika melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada pekan lalu berada di angka 4.635.

 Baca juga: Realisasi Buyback BUMN Baru Rp181,63 Miliar

Penurunan IHSG itu diikuti dengan penurunan kapitalisasi pasar mencapai Rp1.897 triliun. Kapitalisasi di pasar modal turun 26,11% menjadi Rp 5.368 triliun dari mulanya Rp 7.265 triliun.

Selain itu, rata-rata frekuensi harian turun 1,49% menjadi 462.000 kali. Kondisi ini semakin diperparah dengan nilai rata rata transaksi harian turun 23,84% menjadi Rp 6,34 triliun.

Dari sisi nilai transaksi rata-rata pun anjlok 23,64% dari Rp 9,11 triliun menjadi Rp 6,94 triliun. Begitu pula dengan rata-rata volume transaksi yang terperosok 51,87% dari mulanya 14,54 miliar saham menjadi 7 miliar saham.

"Beberapa di antaranya IHSG, penurunan tersebut sebesar 26,443% menjadi 4.635. dengan diikuti kapitalisasi pasar sebesar yang turun 26,11% menjadi Rp5368 triliun," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini