Usai Hiu Paus, PLTU Paiton Diserbu Ubur-Ubur

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 15:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 29 320 2206704 usai-hiu-paus-pltu-paiton-diserbu-ubur-ubur-qrD1RF4gof.jpeg Ubur-Ubur di PLTU Paiton (Foto: PLN)

JAKARTA – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton 1 dan 2 kembali didatangi hewan laut. Sebelumnya, Hiu Paus sempat masuk, kini Ubur-Ubur menyerbu PLTU yang dikelola anak usaha PLN, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) tersebut.

PLTU yang terletak di Kabupaten Probolinggo kembali mendapat kunjungan ribuan ubur- ubur sejak Sabtu 25 April 2020. Berbeda dengan tahun 2016, kali ini PT PJB telah mempersiapkan langkah penanganan untuk menjaga keberlangsungan penyediaan listrik di pembangkit yang memiliki daya terpasang 800 megawatt (MW) tidak terganggu.

 Baca juga: Viral, Drama Haru Hiu Nyasar di Kanal PLTU Paiton

General Manager PJB Unit Pembangkitan (UP) Paiton 1 dan 2, Mustofa Abdillah mengatakan ribuan ubur-ubur itu bergerak secara massif dari arah barat dan terlihat di sekitar bawah conveyor (alat pemindah) batubara pada pukul 03:30 WIB dinihari.

 Ubur-Ubur PLTU Paiton (pln)

“Berkaca pada pengalaman tahun 2016 lalu, kali ini kami lebih siap dan Alhamdulillah metode-metode yang telah kami lakukan tersebut telah terbukti berhasil. Kondisi per hari Selasa ini pada pukul 10:00 WIB, ubur- ubur masih terlihat banyak di sekitar canal intake namun bisa kami kendalikan,” terang Mustofa dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

 Baca juga: Hiu Paus Kok Bisa Tersesat ke PLTU Paiton? Ternyata Ini Sebabnya

PJB memastikan menggunakan metode kehati-hatian dan ramah lingkungan untuk menjaga biota laut ini tidak masuk ke dalam mesin pembangkit dan tetap terjaga kelestariannya. Ubur-ubur dikendalikan dengan 3 lapis pengaman berupa jaring-jaring.

 

Jaring pertama di pasang di canal intake atau tempat masuk air laut yang berfungsi sebagai pendingin kondensor unit pembangkit. Jaring-jaring ini adalah pengaman pertama untuk mencegah ubur-ubur masuk ke dalam canal intake.

Jaring pengaman kedua ditempatkan di wilayah pompa, hal ini dilakukan untuk menghindari ubur-ubur tersedot pompa. Ketiga, jaring dipasang di depan area mesin untuk menghindari ubur-ubur masuk ke dalam komponen mesin dan mengganggu operasional PLTU.

Sebelumnya, seekor ikan Hiu Paus sempat tersasar di kanal PLTU Paiton. Video penyelamatan hewan dengan nama latin Rhincodon typus ini pun menjadi viral.

Mengetahui ada seekor Hiu Paus berbody besar ini, petugas pun langsung berkoordinasi untuk melakukan evakuasi. Untungnya setelah diidentivikasi, hiu ini jenis tidak ganas. Meski berbadan besar namun hewan mamalia ini bukan jenis karnivora, melainkan pemangsa plankton.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini