Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bye Batu Bara! RI Punya Fasilitas Hub Biomassa, Jamin Pasokan ke PLTU

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2026 |12:01 WIB
 Bye Batu Bara! RI Punya Fasilitas Hub Biomassa, Jamin Pasokan ke PLTU
Bye Batu Bara! RI Punya Fasilitas Hub Biomassa, Jamin Pasokan ke PLTU (Foto: Biomassa)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia memiliki hub biomassa Tasikmalaya dan Ciamis yang sudah resmi beroperasi. Hal ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem biomassa nasional berbasis konsep spoke hub serta langkah strategis dalam menjamin keamanan security of supply biomassa sekaligus mendukung program transisi energi dan target Net Zero Emission 2060.

Hub biomassa Tasikmalaya dan Ciamis dikembangkan sebagai proyek percontohan yang mengintegrasikan potensi biomassa lokal, seperti limbah kayu dan limbah serbuk aren, dengan fasilitas pengolahan, pengujian kualitas, hingga distribusi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). 

Keberadaan hub ini diharapkan mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas biomassa, memperkuat rantai pasok, serta mendorong standardisasi pengolahan biomassa di tingkat nasional. Biomassa hasil pengolahan dari fasilitas ini direncanakan untuk mendukung program co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu, sehingga berkontribusi langsung terhadap penurunan emisi dari pembangkit eksisting.

Direktur Bioenergi PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, pengembangan hub biomassa merupakan bagian dari komitmen PLN Group dalam menggantikan bahan bakar fosil seperti batu bara secara bertahap dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU. Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, Koperasi, dan masyarakat lokal,” ujar Hokkop di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Hokkop menekankan bahwa pemanfaatan limbah biomassa, termasuk limbah serbuk aren di Ciamis, memberikan dampak ganda, yakni pengurangan emisi karbon dan gas metana sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

“Bioenergi adalah tentang memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional,” tambahnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement