JAKARTA - Bank Indonesia (BI) yakin pertumbuhan ekonomi tahun depan atau 2021 bisa lebih tinggi. Ada beberapa faktor pendorongnnya, salah satunya pulihnya ekonomi dunia.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ekonomi Indonesia akan pulih seiring meningkatkan ekonomi dunia yang diprediksi meningkat hingga 5,1% tahun depan. Dengan demikian, ekspor Indonesia pun akan naik.
"Untuk pertumbuhan ekonomi 2021 diperkirakan bisa 6,6%-6,71% tergantung defisit fiskalnya. Misalnya, defisit fiskal 3,1%, pertumbuhan ekonomi di atas 6%, kalau difist fiskal kita 4% itu, pertumbuhan bisa di atas 7%," ujarnya, dalam telekonferensi, Kamis (30/4/2020).
Baca Juga: Dampak Corona, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Hanya Tumbuh 1,8%
Selain itu, pertumbuhan ekonomi tahun depan juga ditopang program-program pemulihan ekonomi usai pandemi virus corona. Kemudian dorongan dari investai, omnibus law dan pendukung ekonomi lainnya.
"Insya Allah dapat memeperbaiki perekonomian kita," tuturnya.
Perkiraan ini, kata Perry, sebagai gambaran bahwa ke depan ada suatu harapan bahwa ekonomi akan semakin baik.
"Ini memberi suatu harapan dan optimisme. Tentu ada naik turun angkanya apakah 6%, tapi Insya Allah tahun depan akan tumbuh lebih tinggi," ujarnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.