May Day, Buruh Tolak PHK hingga Minta Pengusaha Bayarkan THR

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 320 2207075 may-day-buruh-tolak-phk-hingga-minta-pengusaha-bayarkan-thr-zDGycTdYSs.jpg PHK (Okezone)

JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal menggelar aksi buruh pada Mei 2020 lewat media sosial. Hal tersebut menyusul adanya pandemi virus Corona yang terjadi di Indonesia.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, pihaknya akan memperingati hari buruh dengan kampanye di media sosial serta lewat virtual. Dalam kampanyenya, para buruh akan mengeluarkan berbagai macam tuntutan.

 Baca juga: May Day, Para Buruh Peringati dengan Cara Berbeda

Misalnya saja menuntut agar pengusaha tidak menghapus upah dan Tunjangan Hari Raya (THR). Selain itu para buruh juga minta agar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak dilakukan oleh para pengusaha.

Lalu para buruh juga meminta agar pemerintah membatalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. Mengingat RUU Omnibus Law ini merugikan para pekerja.

 Baca juga: Jelang May Day, Presiden Jokowi Makan Siang Bareng Buruh Pakai Telur dan Tempe

"Peringatan May Day dilakukan dengan banyak kampanye di media sosial dan virtual," ujarnya dalam sebuah diskusi, Rabu (29/4/2020) malam.

Iqbal juga mengajak agar para pekerja di Indonesia menggelar penggalangan dana. Dana itu untuk solidaritas pangan dan kesehatan para buruh yang kena PHK.

"Selain itu, aksi galang dana dari buruh untuk solidaritas pangan dan kesehatan," ucapnya.

Sementara itu, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengaku juga akan menggelar aksi sosial untuk memperingati May Day. Salah satu diantaranya adalah donor darah dan bantuan kepada buruh yang terdampak Covid-19.

"Tahun ini May Day kita memang dalam situasi penuh keprihatinan karena wabah corona," katanya Elly.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini