JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, penurunan sektor pariwisata yang anjlok berdampak pada hunian hotel. Kunjungan turis asing turun seiring dengan menyebarnya pandemi corona atau covid-19.
Baca Juga: Pandemi Corona, Kemenparekraf Dorong Pelaku Usaha Kreatif Go Digital
"Penurunan pariwisata ini buat tingkat hunian kamar hotel turun drastis, tempat hiburan ritel tutup sementara. Banyak terjadi PHK dirumahkan untuk para pekerja pariwisata dan pada gilirannya ini pengaruhi pertumbuhan sektor industri ekonomi kreatif dan perdagangan serta transportasi," kata Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (30/4/2020).
Dia menjelaskan, meski kasus covid di Indonesia muncul pada Maret, penurunan kunjungan turis sudah terjadi sejak Februari 2020. Penurunan terjadi di sektor pariwisata dan pendukungnya.
Baca Juga: Industri Pariwisata Diprediksi Kembali Booming Tahun Depan, Ini Faktanya!
"Februari indikator paling mudah adalah perhatikan jumlah wisman, turun mencapai 28%. Dari sana bisa melacak, bahwa wisatawan yang alami penurunan sangat tajam dari China, Hong Kong, Papua Nugini hingga UEA," kata dia.
Pria yang akrab disapa Kecuk ini mengatakan, data resmi wisatawan mancanegara akan dirilis pekan depan. Namun dia memproyeksi penurunan kunjungan pada Maret turun hingga 60%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.