Tak Patuhi PSBB, Perlukah Pemerintah Lockdown?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 320 2209616 tak-patuhi-psbb-perlukah-pemerintah-lockdown-bQQWIlNFwm.jpg Pembatasan Sosial Berskala Besar. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan penanganan virus corona menjadi kunci supaya ekonomi Indonesia tidak jatuh terlalu dalam. Oleh karena itu, dirinya berharap masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan yang diinstruksikan pemerintah.

Wimboh menilai, jika masyarakat tidak patuh mengikuti instruksi tersebut, maka perlu diambil langkah tegas lanjutan. Misalnya, melakukan lockdown atau kebijakan pembatasan sosial lainnya.

"Kalau masyarakat enggak bisa gini ya harus lockdown atau kaya apa," ujarnya dalam diskusi dari OJK dengan MNC Media Group secara daring, Selasa (5/5/2020).

Baca Juga: Lawan Covid-19, OJK Terbitkan 5 Aturan Baru

Menurut Wimboh, kunci menghilangkan virus coronaada pada kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan. Meskipun virus corona tinggal 1 lagi pun, masih bisa menyebarkan ke beberapa orang.

"Kalau penanganan covid kunci utama adalah kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol dalam mencegah adanya penyebaran itu dulu. Itu harus dipatuhi kalau itu enggak dipatuhi covidnya tinggal satu bisa nyebar lagi," jelasnya.

Sebab virus corona tidak akan pernah hilang dari muka bumi. Terkeculi sudah ditemukan vaksin untuk menmbasminya, maka virus ini akan benar-benar hilang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini