Masih Ada yang Bandel, Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik 21 Mei

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 18:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 12 320 2213026 masih-ada-yang-bandel-jasa-marga-prediksi-puncak-arus-mudik-21-mei-Hj2MAMs204.jpg Jalan Tol (Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meyakini jika masyarakat akan tetap mudik dan pulang kampung pada lebaran tahun ini. Meskipun pemerintah sudah mengeluarkan pelarangan mudik dan juga menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus rantai penularan virus corona.

Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti mengatakan, puncak arus mudik akan terjadi pada 21 mei atau H-3 lebaran. Adapun lebaran sendiri akan berlangsung pada 24-25 Mei 2020.

 Baca juga: Begini Petunjuk Operasional Moda Transportasi di Tengah Larangan Mudik

Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan akan terjadi pada H+2 lebaran atau pada tanggal 27 Mei mendatang. Hal ini disebabkan oleh waktu libur yang relatif singkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Puncak arus mudik terjadi pada tanggal 21 Mei 2020 walaupun mudik dilarang,” ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (12/5/2020).

 Baca juga: Mudik Tetap Dilarang, Ini Cara Refund Tiket Pesawat

Menurut Fitri, meskipun masih akan ada masyrakat yang mudik namun jumlahnya sangast rendah. Sebab, Fitri memproyeksikan akan terjadi penurunan volume lalu lintas sekitar 62,5% dan arus balik turun 58,7% terhadap kondisi volume lalu lintas COVID-19 dan penerapan PSBB di DKI Jakarta pada 13 April 2020.

Menurut Fitri, penurunan volume lalu linta sini ini juga mempertimbangkan adanya larangan mudik oleh pemeritnah. Apalagi, pemerintah sudah mulai melakukan penindakan sejak 7 Mei kepada pemudik yang membandel.

“Penurunan volume lalu lintas tersebut terjadi karena asumsi tidak ada yang melakukan mudik atau balik,” jelasnya

Sementara untuk, menyikapi kesiapan arus mudik ini, Jasa Marga telah menyiapkan beberapa pelayanan khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Salah satu upaya perseroan yaitu dengan menyiapkan pelayanan protokol pencegahan COVID-19 sesuai dengan SE Menteri PUPR No7/SE/M/2020 di tempat istirahat dan pelayanan, serta transaksi di Gerbang Tol.

Adapun total kesiapan sarana pelayanan lalu lintas pada lebaran tahun 2020 di ruas tol regional Transjawa yaitu 53 Kr MCS, 46 Kr PJR,63 Kr Derek, 26 Kr Ambulance, 17 Kr Rescue, 124 unit VMS, 884 unit CCTV, dan 6 unit VMS mobil.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini