JAKARTA - Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) mengatakan, pemerintah Chili telah mengajukan permohonan pinjaman lunak sekitar USD23,8 miliar, berjangka waktu dua tahun.
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva berniat memberi rekomendasi untuk menyetujui permohonan pinjaman tersebut karena "landasan-landasan ekonomi, kerangka kerja kebijakan kelembagaan dan rekam jejak Chili, yang sangat kuat," kata Georgieva.
Baca Juga: Virus Corona Sebabkan Resesi Ekonomi, IMF: Ini Krisis Sangat Besar
Sebuah demonstrasi massal terhadap Presiden Chili Sebastian Pinera dan pemerintahnya pecah Oktober lalu, tetapi belakangan mereda karena pandemi virus corona.
"Pihak berwenang Chili ingin menggunakan pinjaman ini untuk berjaga-jaga," kata IMF dilansir dari VOA, Kamis (14/5/2020).