Bank Mandiri Siapkan Rp19,2 Triliun untuk Kebutuhan Ramadhan dan Lebaran

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 320 2214435 bank-mandiri-siapkan-rp19-2-triliun-untuk-kebutuhan-ramadhan-dan-lebaran-sSOcldI9iy.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTABank Mandiri menerapkan kebijakan penyiapan uang tunai yang lebih efisien pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri mendatang. Selain sebagai bentuk dukungan pada kebijakan pembatasan aktivitas sosial guna memutus rantai penyebaran Covid-19, langkah ini juga menjadi bukti komitmen Bank Mandiri untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara optimal.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan, pihaknya akan memfokuskan pada penyediaan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan mesin-mesin ATM, dibandingkan dengan di kantor cabang, serta mendorong pemanfaatan alat pembayaran non tunai dalam transaksi sehari-hari.

Baca Juga: Terbitkan Global Bond, Bank Mandiri Raih Dana USD500 Juta

“Pada masa kampanye pembatasan aktivitas sosial, kami tetap perlu mengantisipasi potensi kenaikan kebutuhan uang tunai menjelang hari raya nanti sebagai bentuk pelayanan kepada nasabah. Harapannya, tentu agar nasabah dapat memanfaatkan alat pembayaran online Bank Mandiri dalam bertransaksi. Namun jika memang membutuhkan uang tunai, nasabah dapat menarik di ATM dan tidak perlu ke cabang,” kata Rully dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2020).

 Rupiah Melemah Pagi Ini ke Rp15.525/USD  

Terkait hal itu, pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini, Bank Mandiri akan menyiapkan dana tunai sebesar Rp19,2 triliun yang berlaku pada periode 4 - 25 Mei 2020. Jumlah tersebut turun 24% dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim lebaran tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, Rully menambahkan, sebagian besar akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pengisian uang tunai di seluruh ATM Bank Mandiri yang mencapai sekitar Rp1,7 triliun per hari pada periode tersebut, sama dengan kebutuhan pada periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun lalu.

Baca Juga: Bank Mandiri Terbitkan Obligasi dengan Tenor 5 Tahun

Rully menuturkan, pihaknya juga akan memastikan kesiapan jaringan IT secara optimal untuk mengantisipasi kenaikan transaksi yang dilakukan nasabah pada channel pembayaran elektronik, seperti ATM, SMS Banking, Mandiri Online dan Mandiri Call 14000 agar tidak ada gangguan, dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.

Saat ini, lanjut Rully, pihaknya terus mengembangkan Mandiri Online menjadi platform e-channel utama yang dapat memberikan akses nasabah retail kepada seluruh layanan dan produk Bank Mandiri, mulai dari transfer, pembayaran pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, pembelian pulsa, token PLN, pembukaan rekening deposito dan transaksi lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini