Share

Menteri Erick Izinkan BUMN Gandeng Asing untuk Pengembangan Vaksin Corona

Giri Hartomo, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 320 2216962 menteri-erick-izinkan-bumn-gandeng-asing-untuk-pengembangan-vaksin-corona-cgv5PvQ7gk.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (KBUMN)

JAKARTA - Pemerintah terus berusaha untuk mencari vaksin dari virus corona. Pencarian vaksin ini dilakukan dengan mendorong perusahaan plat merah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengembangkan vaksin corona atau Covid-19.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dirinya terus mendorong perusahaan plat dalam pengembangan vaksi virus corona. Termasuk jika harus bekerja sama dengan pihak asing agar bisa menemukan vaksin corona.

 Baca juga: Erick Thohir Jadikan Pandemi Covid-19 Ajang Benahi BUMN

Hingga saat ini peusahaan farmasi milik pemerintah sudah melakukan kerjasama dengan beberapa pihak lain termasuk Kementerian Kesehatan. Selain itu, perusahaan plat merah juga sudah melakukan kerjasama dengan LBM Eijkman hingga perusahaan bioteknologi China, Sinovac.

"Apa kerjasama dengan Eijkman, atau dengan Kemenkes, apakah dengan lembaga internasional CEPI, Sinovac, untuk melakukan terobosan mengenai vaksin atau obat-obatan," ujar Erick, Rabu (20/5/2020).

 Baca juga: New Normal, Erick Thohir: Ada Tren Perubahan Bisnis

Selain pengembangan vaksin, perusahaan BUMN juga diminta untuk inovatif dengan memproduksi peralatan kesehatan. Mengingat alat kesehatan sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tengah pandemi corona ini.

Misalnya saja PT Biofarma dan PT DI juga bisa sudah memulai memproduksi ventilator lokal dan serta PCR tes kit. Adapun BUMN Kesehatan juga sudah memberikan fasilitas penanganan khusus virus corona (Covid-19) dengan menjadikan beberapa fasilitasnya sebagai rumah sakit darurat kesehatan.

"RS kita sudah mengcover 50 persen tempat tidurnya yang friendly kepada covid dan ke depan ini bisa juga dipakai untuk TBC dan lain-lain karena ini menjadi nomor 1 dan kita juga coba mengadakan alat lab," ucapnya.

Di sisi lain, perusahaan BUMN telekomunikasi juga diminta untuk menyebarkan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak hingga berdiam diri di rumah. Hal ini sudah dilakukan oleh Telkom denga bersinergi dengan banyak kementerian kita meluncurkan applikasi PeduliLindungi dimana apps ini sudah didownload jutaan, belum maksimal dan dapat ditingkatkan.

"Kami ke depannya siap mendukung data sollution menjadi satu single data," kata Erick.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini