nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PNBP April Tumbuh 21,7% Ditopang BLU hingga Kekayaan Negara yang Dipisahkan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 18:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 20 2218071 pnbp-april-tumbuh-21-7-ditopang-blu-hingga-kekayaan-negara-yang-dipisahkan-Dql59t8fW2.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga akhir April 2020 tercatat sebesar Rp114,5 triliun. Besaran tersebut masih tumbuh 21,7% dibanding tahun lalu.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan penerimaan PNBP yang positif disumbang dari Badan Layanan Umum (BLU). Terutama, yang terkait dengan kelapa sawit, pendapatan jasa rumah sakit, dan sektor telekomunikasi.

 Baca juga: Perusahaan Kawasan Berikat Dapat Keringanan Cukai, Begini Aturannya

“Pendapatan yang tinggi disebabkan dari pendapatan BLU yang naik, terutama BLU kelapa sawit, pendapatan jasa rumah sakit, penyelenggaraan telekomunikasi,” papar Wamenkeu mengutip setkab, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Selain itu, kontribusi PNBP juga disumbang dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan (KND). Terutama dari dividen dan surplus Bank Indonesia.

Sementara itu, Wamenkeu mengatakan penerimaan negara dari bea dan cukai naik 16,17%.

 Baca juga: Cepat Tangani Covid-19, Izin Impor Alat Kesehatan Cukup dari BNPB

Realisasi hingga akhir April 2020 mencapai Rp57,66 triliun atau 24,65% dari APBN sesuai Perpres 54/2020.

“Realisasi dari penerimaan dari Ditjen Bea Cukai adalah Rp57,66 triliun. Penerimaannya tumbuh 16,17%. Ini 24,65% dari target APBN sesuai Perpres 54/2020,” ungkapnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini