Cerita Dahlan Iskan soal BUMN dan Kegagalan Jadi Menteri

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 320 2218231 cerita-dahlan-iskan-soal-bumn-dan-kegagalan-jadi-menteri-X9xwtVOciS.jpg Dahlan Iskan (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 Dahlan Iskan mengaku prihatin dengan kondisi BUMN. Bahkan ada BUMN yang kalah saing dengan Bakso di Blok S.

Dahlan Iskan sudah melanglang buana di BUMN. Dari Direksi PLN hingga menjadi Menteri BUMN.

Oleh sebab itu, Jakarta, Minggu (24/5/2020), ini cerita Dahlan Iskan soal BUMN dan Kegagalannya:

 Baca juga: Erick Thohir ke BUMN: Kurangi Capex yang Tidak Perlu

1. Dahlan Iskan Sebut Tak Mudah Jadi Direksi PLN

 

Menurut Dahlan Iskan, jajaran Direksi PLN merupakan penugasan dari perpolitkan pemerintah. Oleh karena itu, biasanya para Direksi PLN ini harus ahli dalam negosiasi.

"Ternyata memang tidak mudah menjadi Direksi PLN. Karena harus negosiasi politik," ujarnya.

2. PLN Selalu Jadi Kambing Hitam

 

Dalam setiap kesalahan PLN selalu menjadi kambing hitam baik itu dari masyarakat maupun DPR. Padahal menurutnya, PLN hanya menjalankan bisnis seusia dengan arahan pemerintah.

"Apakah DPR apakah rakyat tetap menganggap bahwa PLN ini adalah lembaga yang harus bertanggung jawab," jelas Dahlan.

3. Gagal Jadi Menteri BUMN

Dahlan Iskan mengatakan agak memalukan apabila BUMN kuat di bidang yang tidak terlalu terkait di bidang ketahanan negara. Namun sangat lemah dalam bidang yang justru secara langsung terkait dengan kepentingan publik.

"Contohnya waktu itu saya sangat prihatin tentang BUMN di bidang pangan kalah dengan bakso Blok S. Karena sangat kecil dan jeleknya," kata Dahlan.

4. BUMN Pangan Kalah Saing dengan Bakso Blok S

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 Dahlan Iskan mengaku sangat prihatin dengan kondisi BUMN yang gagal bersaing. Hal ini yang membuat dirinya merasa gagal menjadi menteri BUMN kala itu.

"Waktu itu saya sangat prihatin tentang BUMN di bidang pangan kalah dengan bakso Blok S. Karena sangat kecil dan jeleknya," kata Dahlan.

5. Gagal Dalam Urusan BUMN Pangan

Dahlan Iskan menyebut dirinya merasa gagal ketika menjabat Menteri BUMN periode 2011-2014. Kegagalan tersebut terjadi ketika tidak bisa mendorong kemajuan perusahaan BUMN di bidang pangan.

"Jadi sebetulnya, saya merasa gagal ketika menjadi menteri yakni ketika mendorong agar BUMN mempunyai perusahaan di bidang pangan yang se-raksasa-raksasanya," katanya.

Menurut dia, kegagalan yang dirasakan ini berangkat dari sebuah pemikiran terkait BUMN merupakan perusahaan milik negara. Sementara pangan adalah aspek terpenting dalam ketahanan negara.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini