Industri Manufaktur Kena Covid-19, Ini Dampaknya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 10:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 320 2219173 industri-manufaktur-kena-covid-19-ini-dampaknya-XknnT5078B.jpg Penanganan Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, ada dua masalah utama yang dihadapi sektor manufaktur akibat pandemi Covid-19. Pertama, kendala cash flow. Kedua, kebutuhan akan modal kerja.

Menurut Agus, dengan mengetahui dua masalah utama tersebut, berbagai stimulus yang komprehensif sesuai kebutuhan akan diberikan. Diharapkan stimulus ini juga menjadi salah satu solusi untukkendala alur kas (cash flow) adalah memberikan fasilitasi restrukturisasi kredit.

Baca Juga: Kinerja Industri di Indonesia Diharapkan Rebound Pasca-Wabah Covid-19

“Hampir semua perusahaan perlu dapat restrukturisasi kredit, bukan hanya sektor UMKM,” ujar Agus, dalam keterangannya, Senin (25/5/2020).

Sedangkan modal kerja sangat dibutuhkan untuk restarting industri ketika kondisi kembali normal dan bisa beraktivitas seperti semula. Sehingga diperlukan upaya untuk kembali mendorong investasi.

Baca Juga: Pengusaha Bisa Ikuti Langkah Ini jika Ada Pekerja Positif Corona

Selain itu, juga dilakukan pemberian rangsangan untuk memacu pasar ekspor dan pemenuhan kebutuhan bahan baku.

“Guna menghadapi tantangan ini, Kementerian Perindustrian tidak bisa sendirian. Kami akan arahkan juga kementerian lain untuk satu perahu dengan kita agar sektor industri bisa rebound,” imbuhnya.

Di sisi lain, Agus mengatakan, pihaknya sedang meramu bersama seluruh pemangku kepentingan terkait kebijakan yang tepat untuk dikeluarkan.

"Kami ingin industri kita bisa cepat rebound pasca-wabah virus korona ini, dengan memberikan berbagai stimulus yang komprehensif sesuai kebutuhan di sektornya,” kata Agus Gumiwang.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini