Jokowi Siapkan Rp6,4 Triliun untuk 5 Destinasi Wisata Prioritas

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 15:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 320 2221564 jokowi-siapkan-rp6-4-triliun-untuk-5-destinasi-wisata-prioritas-JzQrn6dTcA.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memastikan akan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menjadi proyek strategis nasional (PSN). Tak terkecuali juga pembangunan 5 destinasi wisata prioritas yang meliputi Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo dan Likupang di Sulawesi Utara.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pada tahun ini pemerintah menganggarkan Rp6,4 triliun untuk menggarap 5 destinasi wisata prioritas. Anggaran ini tidak masuk ke dalam anggaran yang dihemat untuk penanganan virus corona (covid-19).

"Kembali kelima destinasi wisata, 2020 ini alokasi anggaran Rp6,4 triliun untuk lima destinasi wisata. Ini tidak termasuk yang dihemat karena ini menjadi prioritas dengan harapan setelah pandemi ini bisa cepat rebound," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Anggaran Rp44 Triliun 'Hilang', Menteri Basuki Pastikan Proyek Infrastruktur Digas Terus

Menurut Basuki, dari total anggaran tersebut, Rp5,1 triliun di antarannya sudah dilakukan penandatanganan kontrak. Bahkan beberapa proyek sudah ada yang dilakukan pengerjaan pasca-Lebaran lalu.

"Dari Rp6,4 triliun itu sebebsar Rp5,1 triliun sudah tanda tangan kontraknya dan sudah ada dimulai pengerjaan ada yang dimulai minggu ini setelah Lebaran," jelasnya

Baca Juga: 89 Proyek Direkomendasikan Jadi PSN, Ini Daftarnya

Sebagai salah satu contohnya adalah proyek destinasi wisata prioritas Danau Toba. Pada proyek ini dilakukan kegiatan penataan pantai parapat, penataan kawasan putaraja Huta Raja Siallagan di Samosir.

"Dan termasuk yang lain-lain ini yang penataan kawasan belum termasuk pelebaran jalan, perbaikan jalan, gapura, pasar dan lain lainnya," kata Basuki

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini