5 Fakta Nissan Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tutup Pabrik hingga Rugi Rp91 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 30 Mei 2020 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 29 320 2221646 5-fakta-nissan-sudah-jatuh-tertimpa-tangga-tutup-pabrik-hingga-rugi-rp91-triliun-aCDwzwZBBr.jpg Nissan Tutup Pabrik. (Foto: Okezone.com/Charly Triballeau AFP/Voa Indonesia)

JAKARTA - Industri automotif mulai menunjukan dampak pandemi virus corona. Seperti yang dirasakan Nissan Motor. Pabrikan mobil asal Jepang ini memutuskan untuk menutup pabrik yang ada di Spanyol dan Indonesia. Alasannya karena terjadi penurunan penjualan dan produksi selama virus corona.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik soal penurunan produksi Nissan yang membuatnya harus menutup pabrik di Indonesia, Sabtu (30/5/2020):

1. Tutup Pabrik Nissan

Nissan mengumumkan akan menutup dua pabrik di Spanyol dan Indonesia. Hal ini karena perusahaan mengalami kerugian untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, menyusul wabah virus corona yang mengakibatkan permintaan global anjlok dan produksi terhenti.

Perusahaan mobil Jepang itu berencana mengurangi produksi globalnya sebanyak 20%.

2. Pabrik di Indonesia Dipindah ke Thailand

Kepala Eksekutif Nissan Makoto Uchida mengatakan, produksi Nissan di Eropa akan terpusat pada pabrik yang ada di Sunderland. Sementara produksi di Indonesia akan dialihkan ke Thailand.

3. Kerugian Nissan Selama Covid-19

Nissan Motor Co melaporkan merugi USD6,2 miliar dolar pada tahun fiskal yang berakhir Maret. Ini merupakan kerugian pertama sejak krisis finansial yang melanda dunia pada tahun 2009.

Dibandingkan dengan setahun yang lalu, Nissan mengatakan produksi globalnya menurun 62% pada April menjadi 150.388 unit. Penjualannya pun menurun hampir 42% bulan lalu. Penjualan pada tahun fiskal yang berakhir Maret anjlok 15%menjadi 91,6 miliar dolar.

4. Hentikan Seluruh Produksi di Indonesia

Nissan Motor Indonesia membenarkan rencana Nissan Motor Co yang akan menutup pabriknya di Indonesia. Hal ini karena penjualan dan produksi Nissan menurun imbas pandemi virus corona, yang membuat permintaan mobil anjlok.

"Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik Nissan di Indonesia," ujar Head of Communication Nissan Motor Indonesia Hana Maharani.

5. Nasib 3.000 Karyawan

emerintah Spanyol membenarkan kabar soal rencana penutupan pabrik mobil asal Jepang, Nissan. Pabrik tersebut berada di Barcelona, Spanyol.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez Laya mengaku menyesali keputusan Nissan menutup pabriknya di Spanyol. Sebab, Pabrik tersebut sudah beroperasi selama 40 tahun dan mempekerjakan sekira 3.000 karyawan.

"Kami menyesali keputusan Nissan untuk menutup pabriknya tidak hanya di Spanyol tetapi di Eropa. Nissan akan memusatkan bisnisnya di Asia, meskipun ada upaya besar dari pemerintah untuk menjaga bisnis tetap berjalan," katanya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini