JAKARTA - Sektor bisnis e-commerce mampu mencetak pasar terutama ritel dan grosir di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendorong peningkatan belanja online.
Ketua Bidang Human Capital Development IdeA, Sofian Lusa mengatakan, walaupun transaksi e-commerce meningkat di tengah pandemi ini. Namun e-commerce tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Di antaranya, logistik yang dikirim harus higienis atau steril. Sebab banyak yang menggangap logistik ini salah satu penularan Covid-19," ujar Sofian pada acara IDX Channel, Kamis (4/6/2020).
Oleh karena itu, terang dia, IdeA akan terus mengawasi logistik yang akan dikirim. Ini dilakukan agar protokol kesehatan bisa dipenuhi dengan baik.
Baca juga: Harbolnas, Kenali 6 Trik Toko Online dari Bonus Palsu hingga Gratis Ongkir
"Jadi kami bisa pastikan logistik atau barang yang akan dikirim ke konsumen sudah steril," ungkap dia.
Sofian juga memastikan, pegawai e-commerce ini telah melakukan kerja dari rumah atau work from home sebelum adanya PSBB. Bahkan new normal yang akan diterapkan pemerintah, sudah dijalankan oleh e-commerce.
Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Transaksi Pembelian E-Commerce Tak Ada Tatap Muka
"Kami juga mendukung pemerintah untuk menekankan penyebaran Covid-19. Dan kami terus melakukan sosialisasi kepada seller untuk melakukan protokol kesehatan," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.