Tren Menurun, Harga Acuan Batu Bara Juni Terkoreksi ke USD52,9/Ton

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 07 Juni 2020 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 320 2225722 tren-menurun-harga-acuan-batu-bara-juni-terkoreksi-ke-usd52-9-ton-TCwci5yCJ2.jpg Harga Batu Bara Acuan Juni 2020 Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penurunan Harga Batu Bara Acuan (HBA) Juni 2020. HBA kembali terkoreksi ke angka USD52,98 per ton atau turun USD8,13 per ton dari bulan Mei, yaitu USD61,11 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, HBA mengalami tren penurunan semenjak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh Word Health Organization (WHO) pada pertengahan Maret lalu. Sempat menguat pada 0,28% pada angka USD67,08 per ton di Maret dibanding bulan Februari (USD66,89 per ton), HBA mengalami penurunan ke angka USD65,77 per ton di April.

Baca Juga: Menperin: Metanol Punya Peran Penting di Industri Kimia

Pengurangan suplai batu bara dari Indonesia, kata Agung, tak lepas dari adanya pengaruh kuat dari dampak Covid-19 yang membatasi pergerakan ekonomi masing-masing negera.

"Di tengah pandemi, ada kecenderungan peralihan ke sumber energi alternatif dalam negeri. Itu juga punya jadi pemicu utama selain akibat meningkatkannya hubungan Tiongkok-Australia," tegas Agung. 

Baca Juga: Penyebab Harga Batu Bara Acuan Turun dalam 2 Bulan Terakhir

Sebagai informasi, HBA diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Nantinya, harga ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batubara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini