Hitung-hitungan Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera, Beratkah?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 18:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 08 470 2226451 hitung-hitungan-pemotongan-gaji-untuk-iuran-tapera-beratkah-uq69ElP8A9.jpg Rumah (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan menarik iuran untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) mulai 2021 mendatang. Sebagai tahap awal iuran akan ditarik kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemudian iuran akan ditarik untuk pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMD, TNI, dan Polri. Kemudian paling lambat pada 2027, pemerintah akan menarik iuran kepada pegawai swasta.

 Baca juga: Iuran Peserta Tapera Diinvestasikan di Saham, Aman?

Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Ariev Baginda Siregar mengatakan, nantinya pekerja akan ditarik iuran sebesar 3%. Adapun skemanya 0,5% akan ditanggung pemberi kerja, dan 2,5% ditanggung pekerja.

Menurut Ariev, baik swasta maupun ASN dan BUMN, skemanya sama. Hanya saja penarikannya saja yang berbeda. Bagi peserta ASN penarikan akan melalui mekanisme yang berlaku di pemerintahan.

 Baca juga: Gaji Dipotong 3%, Iuran Tapera Jadi Tabungan Wajib

Dana penarikan Tapera yang dilakukan untuk ASN berasal dari Kementerian Keuangan lewat mekanisme APBN. Sedangkan untuk perusahaan swasta dan BUMN ditarik langsung lewat perusahaan.

Okezone pun coba menghitung penghasilan yang akan dipotong untuk program Tapera. Sebagai salah satu contohnya adalah pekerja dengan gaji sebesar Rp5 juta per bulan.

Maka jika dipotong 3% untuk Tapera, besaranya adalah Rp150.000 per bulan. Adapun rinciannya Rp125.000 dibayar pekerja dan Rp25.000 dibayarkan oleh perusahaan.

"Sama dong skemanya tata cara penarikannya saja yang beda-beda. Kalau ASN kan caranya dari Kementerian Keuangan. Kalau swasta kan pemberi kerja yang mengatur pendaftaran dan semuanya kewajibannya sama," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (8/6/2020).

 Baca juga: Ada Tapera, Buruh Minta Ada Rumah DP Nol Rupiah

Yang berbeda adalah pada pekerja mandiri atau informal. Menurut Ariev, bagi pekerja mandiri iuran yang harus dibayarkan sendiri sebesar 3%.

Sebagai salah satu contohnya adalah youtuber atau artis yang wajib mengiur 3% secara penuh. Termasuk juga tukang bakso yang bisa ikut program ini dengan mengiur sebesar 3%.

"Pekerja mandiri 3% itu bayar sendiri. Karena pemberi kerjanya kan mereka sendiri. Contoh tukang bakso yang mau ikut deh untuk dapat rumah yang terjangkau," ucapnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini