Share

Kapasitas KRL Bogor Ditambah Jadi 74 Penumpang per Gerbong

Taufik Fajar, Okezone · Selasa 09 Juni 2020 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 320 2226911 kapasitas-krl-bogor-ditambah-jadi-74-penumpang-per-gerbong-KTfP9wyN7K.jpg KRL (Okezone)

JAKARTA - Kereta rel listrik (KRL) sempat mengalami kepadatan di saat wabah virus corona atau Covid-19 ini. Terutama, jalur Bogor.

Oleh sebab itu, Direktur Jenderal Perkerataapian Kemenhub Zulfikri melakukan penyesuaian untuk rute tersebut. Di mana, kapasitas per gerbong ditambah.

 Baca juga: Membeludak, Pengguna KRL Tembus 150.000 Orang di Jam Kerja Hari Pertama PSBB Transisi

"Jalur Bogor kapasitas bisa tambah kapasitas 35 ke 45%. Di mana, dari 60 jadi 74 penumpang (per gerbong)," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (6/9/2020).

Dirinya mengatakan, telah berdiskusi dengan para pakar soal penambahan tersebut. Penambahan tersebut juga memasuki perhitungan posisi para penumpang.

 Baca juga: Tips Hindari Antrean Panjang di KRL

"kalau di atas ini hanya 1 baris boleh berdiri, kita tambah tetap berdiri 2 baris tapi meghadap kursi yang kosong tp saling belakangi yang berdiri jadi tidak berhadapan. karena proses penularan dari mulut," ujarnya.

Menurutnya, kapasitas jalur Bogor tidak sesuai dengan permintaan. Maka dari itu, pihak PT Kereta Commuter Line (KCI) melakukan rekayasa bagi stasiun yang mengalami kepadatan.

 Baca juga: KRL Tambahan Siap Sedia jika Ada Kepadatan saat PSBB Masa Transisi

"Tadi saya sampaikan bagaimana masyarakat KRL tertib itu dengan aparat keamanan, itu bisa masyarakat penumpang melakukan disiplin tadi," ujarnya.

Sebelumnya, Penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor menumpuk. Penumpukan terjadi karena adanya protokol kesehatan untuk menjaga jarak, dan mengurangi kapasitas kereta hingga setengahnya.

Namun, aturan tersebut tak bisa membendung antrean di Stasiun Bogor. Para penumpang mengantre bahkan hingga bawah jembatan penyebrangan orang (JPO).

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sedianya sudah memberikan imbauan untuk selalu menjaga protokol kesehatan saat berada di lingkungan Stasiun dan dalam kereta, seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini