Masih Antre, Ini Jumlah Pengguna KRL di Stasiun Bogor hingga Siang Tadi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 15 Juni 2020 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 320 2230394 masih-antre-ini-jumlah-pengguna-krl-di-stasiun-bogor-hingga-siang-tadi-q1C3t51zhf.jpg KRL (Okezone)

JAKARTA - Di stasiun Bogor masih terjadi antrean yang cukup panjang. Namun, hari ini dinilai cukup terkendali.

Mengutip keterangan tertulis, Jakarta, Senin (15/6/2020), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengguna yang telah masuk ke Stasiun Bogor untuk menggunakan KRL sebesar 12.437 pengguna. Angka ini bertambah 4% dibanding Senin lalu.

 Baca juga: Penumpang KRL Melonjak 12% Capai 160.946 Orang hingga Senin Siang

Pengguna mengantre hingga ke selasar dari area parkir stasiun. Antrean berlangsung tertib, mengalir, dan pengguna senantiasa mengikuti marka dan arahan petugas untuk jaga jarak.

Di Stasiun Bogor, saat jumlah pengguna mencapai puncaknya pada pagi hari ini, pengaturan masuk stasiun dilakukan dengan disiplin. Waktu yang dibutuhkan calon pengguna untuk mengantre telah berkurang hingga rata-rata di bawah 30 menit.

 Baca juga: Kapasitas KRL Bogor Ditambah Jadi 74 Penumpang per Gerbong

PT KCI juga menyediakan loket portabel tambahan untuk melayani transaksi Tiket Harian Berjaminan di area parkir Stasiun Bogor.

Antrean yang tertib dan mengalir juga terlihat di stasiun-stasiun lain yaitu Cilebut, Bojonggede, dan Rangkasbitung. Seluruh staisun yang melayani KRL sepekan ini memang terus memaksimalkan upaya mengatur antrean dengan membuat skema zona antrean dan menambah marka di stasiun.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (persero) yang pagi ini juga ikut melayani pengguna di Stasiun Bogor mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama para pengguna KRL.

"Para pengguna KRL pagi hari ini sangat tertib mengikuti antrean, dan berbagai protokol kesehatan yang diwajibkan. Kami sangat berterima kasih atas pengertian dan kesabaran dari para pengguna. Inilah adaptasi yang senantiasa kita upayakan di masa transisi ini. Terima kasih pula untuk dukungan dari TNI, Polri, dan pemerintah sehingga kita dapat menyediakan layanan transportasi publik sesuai protokol kesehatan pada masyarakat, " ungkap Didiek.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini