Indonesia Surplus Beras hingga 8,5 Juta Ton

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 320 2230901 indonesia-surplus-beras-hingga-8-5-juta-ton-ELZHN4SKON.jpg Ilustasi Beras (Foto: Okezone)

JAKARTA - Memasuki masa transisi new normal pandemi covid-19, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan bahwa sebelas bahan pokok nasional masih dalam kondisi aman dan terkendali. Bahkan, Mentan menegaskan sebelas kebutuhan itu berada di bawah pengawasan pemerintah.

“Sampai dengan bulan Juni ini, sebelas bahan pokok kita dalam kondisi aman,” kata dia dalam Instagram, Selasa (16/6/2020).

Baca Juga: India Lockdown, Impor Daging Kerbau 100.000 Ton Terhambat

Sebelas bahan pokok yang dimaksud itu di antaranya adalah padi beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula dan minyak goreng.

Perkiraan ketersediaan beras saat ini kurang lebih mencapai 21 juta ton dengan prediksi kebutuhan 12 juta ton. Adapun perkiraan stok beras sampai dengan bulan September mendatang mencapai 8,5 juta ton.

beras

Sebelumnya, Mentan mengapresiasi kerja keras para petani di seluruh Indonesia dan berdasarkan data yang ada stok beras akhir bulan Juni mencapai 7,49 juta ton.

”Angka tersebut sudah termasuk dalam hitungan stok hingga akhir Desember 2020 yang mencapai 6,1 juta ton,” ujar Mentan dalam Rapat Koordinasi Akselerasi Pelaksanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2020, dilansir dari laman Setkab.

 

Lebih lanjut, Mentan menyampaikan bahwa apresiasi ini perlu diberikan karena mereka sukses melakukan cocok tanam Musim Tanam (MT) 1 dengan peningkatan produksi yang luar biasa.

“Di saat pandemi 19 melemahkan semua sendi-sendi perekonomian, sektor pertanian menjadi penyelamat dengan hasil panen yang luar biasa dan mampu memberi makan yang cukup bagi masyarakat Indonesia,” imbuh Mentan.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini