Omzet Turun 75%, Angsuran Kredit Bisa Ditunda Setahun

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 320 2232503 omzet-turun-75-angsuran-kredit-bisa-ditunda-setahun-FOsWsGMSk3.jpg Restrukturisasi Kredit di Tengah Pandemi Covid-19. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) menyiapkan skema rekstrukturisasi kredit untuk para Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terkena dampak virus corona. Debitur yang mendapat bantuan ini seperti pendapatan yang sudah menurun hingga 30%.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, ada beberapa skema restrukturisasi per segmen di BRI bagi UMKM. Untuk pelaku usaha mikro kecil dan ritel terdapat empat skema yang telah disiapkan oleh BRI.

Baca Juga: Kredit Macet Bank Tinggi akibat Perusahaan Tekstil Telat Bayar

Pertama, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet sampai dengan 30%, akan direstrukturisasi dengan memberikan keringanan suku bunga yang diturunkan dan diberikan perpanjangan jangka waktu kredit.

"Lalu untuk skema kedua, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet dari 30-50%, akan direstrukturisasi penundaan pembayaran bunga dan angsuran pokok selama 6 bulan," ujarnya, dalam keterangan Hipmi, Kamis (18/6/2020).

Baca Juga: Anggaran Rp34 Triliun, Petani-Nelayan Dapat Keringanan Bayar Cicilan Kredit

Skema ketiga, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet lebih dari 50-75%, diberikan restrukturisasi penundaan pembayaran bunga selama 6 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan.

"Skema empat, debitur yang mengalami penurunan omzet lebih dari 75%, restrukturisasi kredit berupa penundaan pembayaran bunga selama 12 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan," tuturnya.

Sedangkan untuk sisi consumer, dibagi menjadi tiga skema. Skema pertama, debitur yang mengalami penurunan penghasilan sampai dengan 10% diberikan keringanan terkait perpanjangan jangka waktu kredit maksimal 12 bulan, sementara pokok dan bunga kredit tetap dibayarkan.

Kemudian, skema kedua debitur yang mengalami penurunan penghasilan 10% sampai dengan 30%, diberikan restrukturisasi penundaan pembayaran angsuran pokok maksimal 12 bulan, dan pembayaran bunga yang lebih ringan. Lalu skema ketiga, debitur yang mengalami penurunan penghasilan 30% akan direstrukturisasi penundaan pembayaran angsuran pokok dan bunga maksimal 12 bulan.

"Untuk pelaku usaha menengah dan korporasi hanya ada dua skema saja, yaitu skema pertama, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet sampai dengan 20% begitupun dengan debitur yang penurunan omsetnya lebih dari 20% dan juga terdampak fluktuasi kurs, maka diberikan restrukturisasi penjadwalan angsuran pokok dan penurunan suku bunga," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini