Inalum Akuisisi Saham Vale, Erick Thohir: Bukti Keberhasilan Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 20 Juni 2020 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 320 2233528 inalum-akuisisi-saham-vale-erick-thohir-bukti-keberhasilan-indonesia-7cvLFbTlnM.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Holding BUMN Pertambangan, MIND ID mengambil alih 20% saham PT Vale Indonesia Tbk (PTVI). Perusahaan negara tersebut sebelumnya telah mengakuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia.

Pengambil alihan saham vale itupun disaksikan langsung Menteri BUMN Erick Thohir. Di mana MIND ID menandatangani perjanjian definitif dengan Vale Canada Limited (VCL), Sumitomo Metal Mining Co., Ltd (SMM). Dengan demikian kepemilikan saham di PTVI berubah menjadi VCL 44,3%, MIND ID 20%, SMM 15%, dan publik 20,7%.

Baca Juga: Perkuat Industri Pertambangan, Inalum Akuisisi 20% Saham Vale Indonesia

“Partisipasi MIND ID di perusahaan tambang kelas dunia, seperti Vale Indonesia (Brazil/Kanada) dan Freeport Indonesia (Amerika Serikat), merupakan bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga dan menarik investasi perusahaan global ke industri pertambangan nasional,” pungkas Erick, dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2020).

Erick pun berharap akuisisi ini membuat Indonesia memainkan peran strategis utama dalam industri nikel global. Transaksi ini merupakan pengembangan penting bagi industri nikel mengingat kehadiran lama PTVI di Indonesia. PTVI sendiri memiliki salah satu aset nikel terbaik dan terbesar di dunia.

Baca Juga: Inalum Minta Tunda Bayar Dividen

Erick Thohir mengatakan, langkah ini sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.

“Kita berhasil menambah lagi kepemilikan negara di sektor pertambangan. Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar di dunia sehingga transaksi saham PTVI ini menjadi bagian penting dalam rencana pengembangan industri baterai untuk mobil listrik. Nikel memiliki potensi tinggi pada masa depan seiring pesatnya tren kendaraan listrik di dunia,” kata Erick Thohir.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini