Ulang Tahun ke-59, Ini Asal Usul Nama Jokowi yang Diciptakan Pengusaha Prancis

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 21 Juni 2020 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 21 320 2233726 ulang-tahun-ke-59-ini-asal-usul-nama-jokowi-yang-diciptakan-pengusaha-prancis-ZTFmCUNNh7.png Presiden Jokowi (Okezone)

JAKARTA - Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) berulang tahun ke 59 tepat pada hari ini. Dirinya pun sedang menjabat menjadi Presiden Republik Indonesia di masa kedua.

Akan tetapi, apakah kalian tahu sejak kapan dirinya dipanggil Jokowi? Padahal, jika dilihat namanya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut harusnya dipanggil Joko atau Widodo.

 Baca juga: Presiden Jokowi Evaluasi Kebijakan PSBB, Terlalu Longgar?

Mengutip akun youtube Presiden Joko Widodo, Jakarta, Senin (21/6/2020), nama Jokowi ternyata diciptakan oleh mitra usaha lamanya di Paris bernama Bernard Chene. Pasalnya, alasannya sangatlah sederhana dalam membentuk nama Jokowi.

Jokowi dan Bernard

"Kami terbiasa punya nama panggilan singkat. dan nama Joko Widodo terlalu panjang buat saya. Kemudian saya tanya beliau, kalau tidak keberatan boleh saya panggil Jokowi saja? dan begitulah awal ceritanya," ujar Bernard.

Bernard adalah pengusaha yang membawa Jokowi merambah ekspor meubelnya ke Eropa. Mereka kemudian menjadi Sahabat.

 Baca juga: Ada Corona, Jokowi: Agenda Strategis Jadi Prioritas Tak Boleh Berhenti

Dirinya pun merasa senang, panggilannya dulu ke Jokowi menjadi panggilan bagi rakyat Indonesia. Hal ini diekspresikannya dalam wawancaranya.

"Nama ini awalnya hanya antara saya dan dia, sekarang semua orang memanggilnya. saya tidak apa-apa. senang tidak sedih tidak, yah mungkin sedikit senang karena saya yang membuatnya," ujarnya.

Saat ini, Bernard berusia 78 tahun. Dirinya masih bermukim di Kota Sucy-en-Bri, di luar kota Paris.

Hingga sekarang, Jokowi selalu menyempatkan diri untuk bertemu kawan lamanya tersebut di Paris.

"Saya kira tak mungkin karena dia presiden, namun pada hari Minggu (saat berkunjung ke Paris), saya dapat telepon dari indonesia embasy mengatakan akan bertemu di siang hari, ini sangat mengejutkan," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini