Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Gula Mahal, Bos Bulog: Dimainkan Kelompok Tertentu

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 23 Juni 2020 |15:42 WIB
Harga Gula Mahal, Bos Bulog: Dimainkan Kelompok Tertentu
Gula (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Harga gula pasir utamanya di pasar tradisional di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram (kg). Perum Bulog menilai mahalnya harga gula kristal putih (GKP), disebabkan permainan oknum.

Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), gula kristal putih (GKP), yang diimpor seharusnya sangatlah murah ketika dijual ke konsumen. Tapi permainan para oknum yang menyebabkan harga melonjak hingga Rp20.000/kg.

Baca Juga: Harga Gula Masih Mahal, Ini Biang Keroknya

"Jadi, kenapa mahal? Ya itu harganya dimainkan kelompok-kelompok tertentu. Sehingga cost mahal ini dibebankan ke konsumen, siapa konsumen? Masyarakat. Nah itu sistemnya sekarang. Kalau gula itu diserahkan ke Bulog saya jamin GKP sangat murah. Kalau kita bilang Rp11.000/kg sampai ke konsumen saja kemahalan. Apalagi sampai Rp17.000-Rp20.000 ini keterlaluan," ujar dia pada Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dia menjelaskan pihaknya masih kesulitan memperoleh kuota impor. Pasalnya pasar gula ini masih didominasi pemasok swasta yang mengakibatkan harga tinggi ketika dibeli konsumen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement