Inflasi Juni Diprediksi 0,04%

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 10:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 20 2239306 inflasi-juni-diprediksi-0-04-ufOahAZWtd.jpeg Inflasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) bakal mengumumkan inflasi Juni pada hari ini. Adapun inflasi Juni diprediksi berada di kisaran 0,04%.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah mengatakan, rendahnya inflasi ini harus diwaspadai. Mengingat hal ini bukan sesuatu yang bagus melainkan karena daya beli melemah.

“Penyebabnya daya beli yang menurun. Jadi inflasi yang rendah bukan good news,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu (1/6/2020).

Baca Juga: Inflasi Minggu Kedua Juni 2020 Diprediksi 0,02%

Menurut Pieter, ada beberapa hal yang menyebabkan inflasi pada bulan Juni. Pertama adalah karena harga sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan.

“Penurunan harga sejumlah komoditas pangan seperti beras, bawang putih, gula dan cabai,” kata Pieter.

Sementara itu, pada kelompok sandang justru mengalami deflasi karena sudah lewat masa lebarannya. Sebab setiap tahunnya, komponen sandang selalu minus saat lebaran usai.

Baca Juga: Fakta Inflasi Lebaran 2020 Terendah Sejak 1978

“Deflasi pada sandang karena sudah lewat masa lebaran. secara pattern tahunan, komponen sandang minus setelah lebaran,” ucapnya.

Meskipun deflasi, namun ada beberapa komponen pengeluaran yang mengalami kenaikan. Seperti pengeluaran perumahan seperti listrik, kesehatan dan perawatan pribadi.

“Meski terjadi deflasi pada beberapa komponen, namun untuk komponen pengeluaran perumahan, listrik (kenaikan TDL), kesehatan dan perawatan pribadi tetap naik, sehingga tetap terjadi inflasi namun rendah hanya 0.04%,” kata Pieter.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini