Kisah Sedih Dokter Sendirian Merawat 190 Pasien Covid Belum Terima Insentif

Wahyu Ruslan, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 320 2240619 kisah-sedih-dokter-sendirian-merawat-190-pasien-covid-belum-terima-insentif-MrdNvvBZLd.jpg Kisah Pilu Dokter yang Merawat Pasien Covid tapi Belum Dapat Insentif. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kisah piluh seorang dokter yang merawat 190 pasien corona pada salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan. Dokter tersebut tak kunjung menerima insentif yang dijanjikan.

Dokter Sugih Wibowo bersama lima orang perawat medis, merawat pasien Covid-19 di salah satu hotel yang difungsikan untuk penanganan pasien virus corona. Bahkan, Sugih ternyata satu-satunya dokter yang ditugaskan oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Kabupaten Maros untuk menangani 190 pasien OTG.

Baca Juga: Soal Stimulus, Hipmi Minta Pemerintah dan Instansi Jangan Saling Gesek

“Selain kecewa, terkadang hanya bisa meneteskan air mata ketika sang istri menanyakan uang untuk membeli susu anaknya yang berusia 3 bulan,” tuturnya, dikutip dari iNews, Jumat (3/7/2020).

Sugih sebelumnya merupakan seorang dokter di sebuah puskesmas di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Meski dia sempat mengajukan diri untuk membantu menangani pasien corona di Makassar, namun tak menyangka dirinya menjadi satu-satunya dokter di tempat karantina tersebut.

Baca Juga: Bisnis Apa Saja yang Akan Nikmati Dana Negara Rp30 Triliun di Himbara?

“Bahkan selama sebulan lebih merawat pasien Covid-19 ini tak kunjung menerima uang insentif yang dijanjikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Selain kecewa, pria 37 tahun yang juga lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini, menceritakan juga hanya bisa meneteskan air mata saat menahan rindu kepada istri dan putranya yang berumur 3 bulan.

“Selama bertugas di tempat karantina Covid-19 ini hanya bertemu beberapa jam melalui video call. Bahkan saat sang istri menanyakan uang untuk membeli susu anak, saya belum menerima insentif hanya dapat meminta istrinya untuk bersabar,” tuturnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini