Di Tengah Corona, Pengusaha Lirik Ekspor CPO ke Pakistan dan Afrika

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 320 2242524 di-tengah-corona-pengusaha-lirik-ekspor-cpo-ke-pakistan-dan-afrika-WzqnQkdDA5.jpg Pengembangan Pasar Ekspor Sawit Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) berencana melakukan pengembangan tujuan ekspor minyak sawit Indonesia ke Pakistan dan Afrika. Indonesia berpotensi mengekspor minyak sawit kemasan ke kawasan tersebut.

Menurut Sekretaris Jenderal Gapki Kanya Lakshmi, berdasarkan kode HS, ada 32 produk minyak sawit CPOdan turunan diekspor ke Afrika. Di mana 8 nomor HS utama produk minyak sawit mencapai 92%.

Baca Juga: Indonesia Raja Ekspor Sawit, Terbanyak ke China

"Jadi secara market atau pasar Pakistan dan Afrika. Maka itu kita harus pelajari untuk melakukan ekspor ke negara tersebut," ujar dia dalam acara IDX Channel di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Kemudian, lanjut dia kondisi ekspor kelapa sawit di tengah pandemi Covid-19 ini lebih terkendala karena masalah logistik atau atau administrasi dan penundaan ini bukan yang boleh dibilang seterusnya.

"Pandemi ini dampaknya pada penurunan. Tapi kita masih bisa survive," ungkap dia.

Baca Juga: Memberatkan, Pajak Ekspor CPO Dinaikan di Tengah Covid-19

Sebelumnya China menjadi pasar ekspor terbesar produk minyak sawit Indonesia sepanjang 2019, yakni sebesar 6 juta ton (di luar produk oleokimia dan biodiesel).

Pasar ekspor minyak sawit Indonesia selain China, yakni India sebesar 4,8 juta ton dan Uni Eropa 4,6 juta ton. Khusus untuk produk oleokimia dan biodiesel, ekspor terbesar adalah ke China 825 ribu ton, diikuti oleh Uni Eropa 513 ribu ton.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini