Proyek 10 Desa Wisata di Danau Toba Resmi Digarap

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244504 proyek-10-desa-wisata-di-danau-toba-resmi-digarap-nByCeaMipB.jpg Danau Toba (Foto: Ist)

JAKARTA - Pemerintah resmi melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk memulai proyek pengembangan 10 desa wisata pada kawasan destinasi pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Jadi pengembangan desa wisata ini ditandai dengan groundbreaking toilet wisata yang dapat CSR Pertamina dan juga pengelolaan persampahan dari Pegadaian," ujar Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo pada telekonfrensi, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga: Menteri Basuki Fokus Pembangunan 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Tahun Ini 

Kemudian, lanjut dia, selain groundbreaking pengembangan desa wisata, pemerintah melakukan penyerahan santunan atas lahan otoritatif Danau Toba. Di mana pemerintah memberikan uang kerohiman senilai total Rp26 miliar bagi masyarakat yang terdampak proyek pengembangan pariwisata di lahan seluas 279 hektare.

"Oleh karena itu, uang kerohiman ini bukan ganti rugi lahan, yang diganti adalah ekonomi masyarakat yang terdampak karena pengembangan Danau Toba," ungkap dia.

Baca Juga: Infrastruktur 5 Kawasan Strategis Pariwisata Dibangun, Berapa Anggarannya? 

Ada 10 desa yang dipilih dalam proyek percontohan berdasarkan kearifan lokal yang dimiliki serta berbasis komunitas. Ke 10 desa itu terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan 3 desa, Kabupaten Toba 4 desa dan Kabupaten Tapanuli Utara 3 desa.

Peletakan batu pertama pengembangan desa wisata itu dihadiri oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini