Pecah Rekor, Pemerintah Raup Rp18 Triliun dari Penjualan ORI017

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 13 Juli 2020 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 20 2245725 pecah-rekor-pemerintah-raup-rp18-triliun-dari-penjualan-ori017-obWmOXDlKU.jpg Kemenkeu soal ORI017 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melaksanakan Penetapan Hasil Penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI017 dengan total volume pemesanan pembelian ORI017 yang telah ditetapkan adalah sebesar Rp18,3 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan Surat utang tersebut dijual sejak 15 Juni 2020.

"Dana hasil penjualan ORI017 tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2020, termasuk untuk program penanggulangan dan pemulihan dampak pandemi Covid-19," ujar Deni di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Menguntungkan, Begini Cara Putar Uang Hasil Investasi ORI017 

Kata dia, walaupun ORI017 ditawarkan di tengah kondisi pandemi yang penuh ketidakpastian, animo masyarakat untuk berinvestasi di ORI017 sangat tinggi. Hal ini terbukti dari ORI017 yang memecahkan rekor penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel tertinggi sejak dijual secara online di tahun 2018, baik secara nominal, jumlah total investor maupun jumlah investor baru.

"Tingginya animo masyarakat tersebut dipengaruhi berbagai aspek," katanya.

Baca Juga: Sebelum Beli ORI017, 10 Hal yang Harus Kamu Ketahui 

Dia menambahkan sebagai sumber pembiayaan APBN, penerbitan ORI017 sebagai bagian dari SBN ritel juga ditujukan sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya berinvestasi sekaligus mewujudkan kemandirian dalam pembiayaan negara.

"Upaya yang dilakukan Pemerintah sejak tahun 2006 ini menampakan hasil yang menggembirakan," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini