Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaji Tak Dipotong, Sebaiknya Siapkan Dana untuk Berkurban

Fadel Prayoga , Jurnalis-Senin, 13 Juli 2020 |13:32 WIB
Gaji Tak Dipotong, Sebaiknya Siapkan Dana untuk Berkurban
Sapi Kurban (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban tinggal menghitung hari, tepatnya 31 Juli 2020. Dalam merayakan lebaran haji itu biasanya umat Islam yang mampu harus menyisihkan sebagian untuk membeli hewan sapi atau kambing untuk dikurbankan. Kali ini perayaan ibadah itu berbarengan dengan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho menyebut setiap pegawai dan pekerja yang tak mengalami pemotongan gaji diharapkan untuk bisa menunaikan ibadah sunnah umat Islam tersebut. Namun, kurbannya itu harus disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing.

“Bagi yang tidak ada kendala dalam penghasilannya dalam masa pandemi ini, kemungkinan untuk membeli hewan kurban tidak ada masalah berarti, sehingga mereka tetap bisa membelinya,” kata Andy kepada Okezone, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Bingung Jualan Apa? Cobain Nih 10 Bisnis Bermodal Kecil 

Dia menjelaskan, bagi yang hanya mampu membeli seekor kambing, maka sebaiknya tak memaksakan untuk mengurbankan sapi. Apabila kekeuh ingin membeli sapi, mereka bisa mencari solusi dengan patungan sebanyak tujuh orang rekannya.

“Maka yang sebaiknya mempertimbangkan dengan lebih bijak disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, jenis hewan yang akan dikurbankan apakah akan 1 sapi, 1/7 sapi, ataupun seekor kambing,” ujarnya.

Adapun hikmah di balik menyembelih hewan kurban ada empat. Sebagaimana dikutip dari Muslim.or.id, Kamis 9 Juli 2020 adalah bersyukur atas kehidupan dari Allah Ta'ala. Karena setiap mukmin wajib bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan.

Baca Juga: 3 Cara Mengatur Keuangan ala Jouska

Kemudian, menghidupkan ajarab Nabi Ibrahim Alaihissalam. Sebab, dengan berkurban berarti menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim –khalilullah (kekasih Allah)- Alaihissalam yang ketika itu Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail Alaihissalam saat hari An-Nahr (Idul Adha).

Ketiga, hikmah yang didapat adalah sabar. Setiap Muslim yang berkurban akan mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam. Ini membuahkan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan kecintaan kepada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Ismail pun berubah menjadi seekor domba.

Terakhir, lebih baik dari sedekah. Ibadah kurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang semisal dengan hewan kurban.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement