Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha 2026

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |18:05 WIB
Pemerintah Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha 2026
Hewan Kurban (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok atau ketersediaan terhadap hewan kurban di Indonesia masih dalam kondisi aman dan terkendali jelang Hari Raya IdulAdha 1447 Hijriah pada akhir Mei 2026 nanti.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Agung Suganda menyampaikan bahwa hingga hari ini, ketersediaan hewan kurban masih surplus di atas 800 ribu ekor untuk seluruh jenis hewan.

"Potensi ketersediaan hewan kurban tahun 2026 mencapai 3.246.790 ekor, sedangkan perkiraan kebutuhan untuk tahun 2026 sekitar 2.355.470 ekor, terdapat surplus sekitar 891.320 ekor," kata Agung dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

"Sehingga secara nasional kondisi atau ketersediaan hewan kurban aman, cukup, dan terkendali," ujarnya melanjutkan.

Kendati demikian, Agung mengakui ada proyeksi lonjakan permintaan terhadap hewan kurban di tahun 2026 ini. Dimana, pada tahun ini, permintaan terhadap kebutuhan hewan kurban ditaksir meningkat 3,82 persen dibandingkan tahun 2025.

"Proyeksi kebutuhan hewan kurban tahun 2026 meningkat sekitar 3,82% atau sebanyak 86.727 ekor dibandingkan dengan tahun 2025," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Agung merinci jumlah ketersediaan hewan kurban tersebut dibagi berdasarkan jenisnya. Untuk hewan sapi dan kerbau, jumlahnya masih surplus sekitar 88 ribu ekor dari total ketersediaan yang ada.

"Untuk sapi ketersediaan 859.268 ekor, kebutuhannya 791.452 ekor, surplus 67.816 ekor. Untuk kerbau ketersediaan 33.952 ekor, kebutuhannya 12.914 ekor, surplus 21.038 ekor," ucap dia.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement