Harga Tanah di Indonesia Mahal Bikin Investor Lari ke Vietnam

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 470 2247336 harga-tanah-di-indonesia-mahal-bikin-investor-lari-ke-vietnam-ux3dHsVWo6.jpg Lahan Pabrik (Reuters)

JAKARTA - Investor masih banyak yang belum menanamkan modalnya di Indonesia. Bahkan, lebih memilih negara tetangga untuk berinvestasi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan mahalnya harga tanah menjadi salah satu penyebab investor tak menanamkan modalnya di Indonesia. Di mana mereka lari ke Vietnam karena mendapatkan harga yang lebih murah.

 Baca juga: Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

"Beberapa orang menyebut Vietnam itu lebih baik dalam konteks tanah, betul. Pasalnya harga tanah di Indonesia ini untuk di kawasan industri bisa sampai Rp3 juta-Rp 4 juta," ujar dia dalam acara DBS Asian Insights Conference 2020, Kamis (16/7/2020).

Pihaknya juga menyindir penyedia kawasan industri dengan sebutan kawasan industri tanah. Karena mereka belum apa-apa sudah mencari untung secara tak wajar dari harga tanah.

 Baca juga: Jokowi Teken Perpres Penanganan Dampak Sosial dalam Penyediaan Tanah

"Jadi, dalam anekdot yang saya buat ini bukan kawasan industri tapi ini kawasan industri tanah karena belum-belum sudah cari untung paling banyak harga tanah," ungkap dia.

Kemudian, lanjut dia, pemerintah tidak akan berdiam diri. Menurutnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan BKPM bersama BUMN untuk menyediakan lahan yang kompetitif, yakni Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Batang, Jawa Tengah.

 Baca juga: OJK Siapkan Insentif Percepatan Pembelian Tanah oleh Pengembang

"Jadi atas perintah Presiden, kami bekerja sama dengan BUMN, bakal menyiapkan lahan gratis untuk investor," tandas dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini