Harga Tembus Rp1 Juta/Gram, Investasi Emas Ternyata Digemari Milenial

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 320 2253219 harga-tembus-rp1-juta-gram-investasi-emas-ternyata-digemari-milenial-x10OrIAlog.jpeg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Investasi logam mulia masih menjadi salah satu pilihan bagi generasi milenial untuk berinvestasi. Meskipun secara keuntungan, investasi di logam mulia masih lebih rendah dibandingkan reksa dana atau pasar saham. Apalagi kini harga emas yang dijual PT Antam sudah tembus Rp1 juta per gram.

Lantas apa sih yang membuat investasi emas masih diminati? Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, logam mulia memang dianggap menarik oleh beberapa investor yang lebih konservatif.

Baca Juga: Susah Cari Beasiswa S2 saat Pandemi, Relakan Tabungan Tapi Tetap Cari Income

Sebab mereka biasanya lebih mengutamakan keamanan dari keuntungan yang lebih besar. Karena jika dibandingkan dengan pasar saham atau reksa dana keuntungan investasi logam mulia masih jauh di bawah dan lebih lama.

"Cuma memang menariknya gini mungkin buat mereka yang lebih bersifat konservatif atau moderat atau yang beranggapan bahwa cash is the king Logam mulia memang jadi alternatif yang sangat menarik," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (28/7/2020).

Emas

Menurut Andi, investasi di logam mulia memang keuntungannya jauh lebih kecil. Hanya saja, kapan pun uang investasi dibutuhkan bisa segera langsung dicairkan.

Di sisi lain, harga emas juga jatuhnya relatif jarang. Jika memang jatuh, biasanya hanya sedikit saja dan tidak terlalu dalam serta cepat recovery-nya.

"Karena kan di satu sisi dilikuidasi lebih cepat. Misalnya turun harganya enggak anjlok banget seperti itu," jelasnya.

Untuk lima bulan ke depan, harga emas diprediksi masih akan terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu, di tengah pandemi seperti ini, emas bisa menjadi salah satu instrumen investasi yang bisa dijadikan pilihan.

Emas

"Dan kemudian ada perkiraan lima enam bulan kemudian harganya masih akan terus naik. Dan itu menjadi pilihan yang sangat menarik bagi mereka yang beranggapan cash is the king artinya walaupun dalam bentuk barang investasi tapi dengan mudah bisa dijual lagi dicairkan lagi dalam bentuk uang cash," kata Andi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini